Monday, 26 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Minyak Dunia Naik, OPEC+ & Rusia Bikin Pasar Waspada
Tuesday, 9 September 2025 16:25 WIB | OIL |Minyak WTIbrent oil

Harga minyak melanjutkan kenaikan pada hari Selasa(9/9), didorong oleh kenaikan produksi minyak terbaru OPEC+ yang lebih kecil dari yang diantisipasi, ekspektasi bahwa Tiongkok akan terus menimbun minyak, dan kekhawatiran atas potensi sanksi baru terhadap Rusia.

Delapan anggota Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya sepakat pada hari Minggu untuk meningkatkan produksi mulai Oktober sebesar 137.000 barel per hari, lebih rendah dari kenaikan sekitar 550.000 barel per hari yang mereka lakukan pada bulan September dan Agustus.

Minyak mentah Brent naik 73 sen, atau 1,1%, menjadi $66,75 per barel pada pukul 08.10 GMT, sementara minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 58 sen, atau 0,9%, menjadi $62,84. "Harga minyak bertahan di tengah spekulasi bahwa produksi tidak akan naik sebesar jumlah yang diizinkan oleh delapan anggota, dan terlebih lagi fakta bahwa Tiongkok, menurut data, telah membeli sekitar 0,5 juta barel per hari untuk penimbunan," kata Ole Hansen dari Saxo Bank.

Penimbunan minyak Tiongkok, yang telah membantu menyerap kelebihan produksi tahun ini, kemungkinan akan berlanjut pada tingkat yang sama pada tahun 2026, kata kepala strategi perusahaan perdagangan komoditas Gunvor pada hari Senin. Spekulasi sanksi lebih lanjut terhadap Rusia setelah serangan udara terbesar negara itu terhadap Ukraina membakar gedung pemerintah di Kyiv juga mendukung harga. Presiden AS Donald Trump mengatakan dia siap untuk beralih ke fase kedua pembatasan.

Pejabat sanksi tertinggi Uni Eropa berada di Washington bersama tim ahli untuk membahas apa yang akan menjadi tindakan transatlantik terkoordinasi pertama terhadap Rusia sejak Trump kembali menjabat. Sanksi lebih lanjut terhadap Rusia akan mengurangi pasokan minyaknya ke pasar global, yang dapat mendorong harga minyak yang lebih tinggi.

Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) Federal Reserve AS akan bertemu minggu depan, dan para pedagang memperkirakan peluang penurunan suku bunga seperempat poin sebesar 89,4%. Suku bunga yang lebih rendah mengurangi biaya pinjaman konsumen dan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi serta permintaan minyak.(alg)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS
Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif...
Thursday, 22 January 2026 14:39 WIB

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan i...

Gangguan Pasokan dan Tarif AS Angkat Harga Minyak...
Wednesday, 21 January 2026 08:49 WIB

Harga minyak menguat pada Selasa (20/1), didukung oleh kombinasi gangguan pasokan dari Kazakhstan, proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang lebih baik, serta pelemahan dolar AS yang membuat pembelian ...

Venezuela Ditekan AS, Harga Minyak Dunia Berfluktuasi...
Thursday, 8 January 2026 16:37 WIB

Harga minyak bergerak terbatas pada Kamis (8/1) setelah dua sesi tertekan, ketika pasar mencerna langkah AS yang makin agresif untuk mengatur arus minyak Venezuela - termasuk rencana mengelola penjual...

AS Mau Pegang Keran Minyak Venezuela?...
Thursday, 8 January 2026 07:11 WIB

Harga minyak bergerak naik tipis ketika pasar mencerna langkah terbaru Amerika Serikat terkait Venezuela. WTI bertahan di area US$56/barel setelah sebelumnya sempat turun tajam, sementara Brent masih ...

Harga Brent Anjlok di Tengah Komentar Trump tentang Kesepakatan Ekspor Minyak AS-Venezuela...
Thursday, 8 January 2026 04:38 WIB

Harga minyak mentah Brent merosot dalam perdagangan yang bergejolak pada hari Rabu setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Venezuela akan memasok puluhan juta barel minyak ke Washington. Harga mi...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS