Saturday, 28 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga minyak turun lebih dari 2% setelah laporan ketenagakerjaan AS yang lemah
Saturday, 6 September 2025 03:05 WIB | OIL |MinyakOil,

Harga minyak turun pada hari Jumat (5/9) karena laporan ketenagakerjaan AS yang lemah meredupkan prospek permintaan energi, sementara pasokan yang membengkak kemungkinan akan terus bertambah setelah OPEC dan produsen sekutu bertemu akhir pekan lalu.

Harga minyak mentah Brent berjangka ditutup pada $65,50 per barel, turun $1,49, atau 2,22%. Minyak mentah West Texas Intermediate AS ditutup pada $61,87, turun $1,61, atau 2,54%.

Pada hari Rabu, Reuters melaporkan bahwa delapan produsen OPEC+ akan mempertimbangkan untuk meningkatkan produksi lebih lanjut pada pertemuan hari Minggu. Persediaan minyak mentah AS naik 2,4 juta barel pekan lalu, alih-alih turun seperti yang diperkirakan para analis.

Jumlah pekerja nonpertanian AS hanya meningkat 22.000 pekerjaan bulan lalu setelah naik 79.000 pada bulan Juli, menurut Biro Statistik Tenaga Kerja Departemen Tenaga Kerja dalam laporan ketenagakerjaan yang diawasi ketat pada hari Jumat. Ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan jumlah tenaga kerja akan naik sebesar 75.000 posisi setelah sebelumnya dilaporkan naik 73.000 pada bulan Juli.

Jumlah pekerjaan awal bulan Agustus cenderung menunjukkan bias yang lemah, dengan revisi selanjutnya menunjukkan penguatan. Estimasi berkisar dari tidak ada pekerjaan yang ditambahkan hingga 144.000 posisi yang tercipta.

Ekspektasi semakin meningkat bahwa OPEC+, Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC), dan sekutu seperti Rusia, akan memutuskan pada pertemuan hari Minggu untuk mendorong lebih banyak barel ke pasar guna mendapatkan kembali pangsa pasar.

Risiko pasokan masih menopang pasar. Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada para pemimpin Eropa pada hari Kamis bahwa Eropa harus berhenti membeli minyak Rusia, kata seorang pejabat Gedung Putih.

Setiap pemotongan ekspor minyak mentah Rusia atau gangguan lain pada pasokan dapat mendorong harga minyak global lebih tinggi. (Arl)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS