Monday, 26 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga Minyak Tertekan, OPEC+ Pertimbangkan Kenaikan Suplai
Wednesday, 3 September 2025 17:03 WIB | OIL |Minyak WTIbrent oil

Harga minyak anjlok lebih dari 1% pada hari Rabu menjelang pertemuan akhir pekan para produsen OPEC+ yang diperkirakan akan membahas peningkatan target produksi lagi di bulan Oktober.

Minyak mentah Brent turun 96 sen, atau 1,4%, menjadi $68,18 per barel pada pukul 09.45 GMT. Minyak mentah West Texas Intermediate AS turun $1,02, atau 1,6%, menjadi $65,57 per barel.

Delapan anggota Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC+) dan sekutunya (OPEC+) akan mempertimbangkan peningkatan produksi minyak lebih lanjut pada pertemuan hari Minggu, dua sumber yang mengetahui diskusi tersebut mengatakan kepada Reuters, karena kelompok tersebut berupaya untuk mendapatkan kembali pangsa pasar.

Dorongan tambahan ini berarti OPEC+, yang memproduksi sekitar setengah dari minyak dunia, akan mulai menghentikan pemangkasan produksi tahap kedua sekitar 1,65 juta barel per hari, atau 1,6% dari permintaan dunia, lebih dari setahun lebih cepat dari jadwal. Kelompok tersebut telah sepakat untuk meningkatkan target produksi sekitar 2,2 juta barel per hari dari April hingga September, di samping peningkatan kuota sebesar 300.000 barel per hari untuk UEA.

Namun, peningkatan aktual dari kelompok tersebut belum mencapai janji tersebut karena beberapa anggota mengompensasi kelebihan produksi sebelumnya, sementara yang lain kesulitan meningkatkan produksi karena keterbatasan kapasitas. (alg)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS
Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif...
Thursday, 22 January 2026 14:39 WIB

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan i...

Gangguan Pasokan dan Tarif AS Angkat Harga Minyak...
Wednesday, 21 January 2026 08:49 WIB

Harga minyak menguat pada Selasa (20/1), didukung oleh kombinasi gangguan pasokan dari Kazakhstan, proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang lebih baik, serta pelemahan dolar AS yang membuat pembelian ...

Venezuela Ditekan AS, Harga Minyak Dunia Berfluktuasi...
Thursday, 8 January 2026 16:37 WIB

Harga minyak bergerak terbatas pada Kamis (8/1) setelah dua sesi tertekan, ketika pasar mencerna langkah AS yang makin agresif untuk mengatur arus minyak Venezuela - termasuk rencana mengelola penjual...

AS Mau Pegang Keran Minyak Venezuela?...
Thursday, 8 January 2026 07:11 WIB

Harga minyak bergerak naik tipis ketika pasar mencerna langkah terbaru Amerika Serikat terkait Venezuela. WTI bertahan di area US$56/barel setelah sebelumnya sempat turun tajam, sementara Brent masih ...

Harga Brent Anjlok di Tengah Komentar Trump tentang Kesepakatan Ekspor Minyak AS-Venezuela...
Thursday, 8 January 2026 04:38 WIB

Harga minyak mentah Brent merosot dalam perdagangan yang bergejolak pada hari Rabu setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Venezuela akan memasok puluhan juta barel minyak ke Washington. Harga mi...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS