Monday, 26 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Minyak Stabil di Tengah Pertemuan Putin - Modi, Bayang Tarif AS
Monday, 1 September 2025 16:07 WIB | OIL |Minyak WTIbrent oil

Harga minyak stabil dalam kisaran sempit baru-baru ini karena para pedagang berfokus pada kekhawatiran potensi kelebihan pasokan dan sinyal kelebihan pasokan Rusia.

Brent diperdagangkan mendekati $68, bertahan di kisaran $65 hingga $70 yang telah dicapainya selama sebulan terakhir. India membantah meningkatnya tekanan AS untuk mengakhiri impor minyak mentah dari Rusia, dengan menteri perminyakan negara itu mengatakan pembelian tersebut membantu melindungi ekonomi global dari lonjakan harga. Perdana Menteri Narendra Modi bertemu dengan Vladimir Putin pada pertemuan puncak regional di Tiongkok.

Perdagangan hari Senin kemungkinan akan sepi karena libur Hari Buruh di AS. Patokan minyak global telah turun sekitar 10% tahun ini, tertekan oleh banjir pasokan tambahan dari OPEC+, serta kekhawatiran perang dagang yang dipimpin AS akan menghambat permintaan energi. Kelompok produsen, yang mencakup Rusia, dijadwalkan mengadakan pertemuan virtual pada 7 September untuk membahas langkah selanjutnya, dengan Badan Energi Internasional memperkirakan pasar menghadapi kelebihan pasokan yang memecahkan rekor tahun depan.

"Pergeseran strategi dari OPEC+ untuk mendapatkan kembali pangsa pasar telah mengangkat prospek pasokan," tulis analis DNB Carnegie, Helge Andre Martinsen dan Tobias Ingebritsen dalam sebuah catatan. "Dikombinasikan dengan pertumbuhan pasokan non-OPEC yang kuat dalam jangka pendek, hal ini akan mendorong keseimbangan pasar minyak ke dalam kelebihan pasokan yang signifikan pada Q4."

Di AS, para hedge fund mempersempit posisi bullish mereka pada minyak mentah AS ke level terendah dalam sekitar 18 tahun karena ketidakpastian atas kebijakan ekonomi memperparah kekhawatiran yang berkembang tentang kelebihan pasokan. Sebaliknya, taruhan langsung pada harga Brent yang lebih tinggi naik paling tinggi sejak awal Juli pekan lalu, karena perbedaan nilai antara kedua patokan tersebut melebar.(alg)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif...
Thursday, 22 January 2026 14:39 WIB

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan i...

Gangguan Pasokan dan Tarif AS Angkat Harga Minyak...
Wednesday, 21 January 2026 08:49 WIB

Harga minyak menguat pada Selasa (20/1), didukung oleh kombinasi gangguan pasokan dari Kazakhstan, proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang lebih baik, serta pelemahan dolar AS yang membuat pembelian ...

Venezuela Ditekan AS, Harga Minyak Dunia Berfluktuasi...
Thursday, 8 January 2026 16:37 WIB

Harga minyak bergerak terbatas pada Kamis (8/1) setelah dua sesi tertekan, ketika pasar mencerna langkah AS yang makin agresif untuk mengatur arus minyak Venezuela - termasuk rencana mengelola penjual...

AS Mau Pegang Keran Minyak Venezuela?...
Thursday, 8 January 2026 07:11 WIB

Harga minyak bergerak naik tipis ketika pasar mencerna langkah terbaru Amerika Serikat terkait Venezuela. WTI bertahan di area US$56/barel setelah sebelumnya sempat turun tajam, sementara Brent masih ...

Harga Brent Anjlok di Tengah Komentar Trump tentang Kesepakatan Ekspor Minyak AS-Venezuela...
Thursday, 8 January 2026 04:38 WIB

Harga minyak mentah Brent merosot dalam perdagangan yang bergejolak pada hari Rabu setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Venezuela akan memasok puluhan juta barel minyak ke Washington. Harga mi...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS