
Harga minyak berjangka melanjutkan kenaikan hari sebelumnya menyusul penurunan besar persediaan minyak mentah AS yang didorong oleh ekspor, tetapi tetap berada dalam kisaran harga yang luas karena pasar menunggu perkembangan situasi Rusia-Ukraina.
Data persediaan AS "menunjukkan bahwa permintaan minyak tetap relatif kuat," sementara isu geopolitik dan perdagangan membuat para pedagang tetap berhati-hati, ujar Rania Gule dari XS.com dalam sebuah catatan.
"Kenaikan harga kemungkinan akan terbatas dan sementara, karena pasar menghadapi risiko kelebihan pasokan jangka menengah, sehingga dukungan harga jangka panjang bergantung pada permintaan global yang lebih kuat atau produksi yang lebih rendah," tambahnya. WTI naik 0,4% ke level $62,95 per barel karena kontrak Oktober bergerak ke posisi terdepan. Brent naik 0,4% ke level $67,10.(alg)
Sumber: Dow Jones Newswires
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan i...
Harga minyak menguat pada Selasa (20/1), didukung oleh kombinasi gangguan pasokan dari Kazakhstan, proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang lebih baik, serta pelemahan dolar AS yang membuat pembelian ...
Harga minyak bergerak terbatas pada Kamis (8/1) setelah dua sesi tertekan, ketika pasar mencerna langkah AS yang makin agresif untuk mengatur arus minyak Venezuela - termasuk rencana mengelola penjual...
Harga minyak bergerak naik tipis ketika pasar mencerna langkah terbaru Amerika Serikat terkait Venezuela. WTI bertahan di area US$56/barel setelah sebelumnya sempat turun tajam, sementara Brent masih ...
Harga minyak mentah Brent merosot dalam perdagangan yang bergejolak pada hari Rabu setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Venezuela akan memasok puluhan juta barel minyak ke Washington. Harga mi...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...