Monday, 26 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga minyak anjlok di tengah perundingan Rusia-Ukraina
Wednesday, 20 August 2025 04:31 WIB | OIL |brent oil

Harga minyak anjlok pada hari Selasa karena para pedagang bertaruh bahwa perundingan mengenai kemungkinan kesepakatan untuk melegitimasi atau mengakhiri invasi Rusia ke Ukraina dapat melonggarkan sanksi terhadap minyak mentah Rusia, sehingga meningkatkan pasokan global.

Harga minyak mentah Brent berjangka ditutup pada $65,79 per barel, turun 81 sen, atau 1,22%. Harga minyak mentah West Texas Intermediate AS untuk pengiriman September, yang akan berakhir pada hari Rabu, ditutup pada $62,35 per barel, turun $1,07, atau 1,69%.

"Bahkan dengan dividen perdamaian ini, kita memiliki rekor posisi short," kata Phil Flynn, analis senior di Price Futures Group. "Karena besarnya posisi short, orang-orang bertaruh pada gencatan senjata dan jika kita tidak mendapatkannya, mungkin akan ada rebound."

Menyusul pertemuan di Gedung Putih pada hari Senin dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy dan sekutu-sekutu Eropa, Presiden AS Donald Trump mengumumkan dalam sebuah unggahan media sosial bahwa ia telah berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Trump mengatakan pengaturan sedang dibuat untuk pertemuan antara Putin dan Zelenskiy, yang dapat mengarah pada pertemuan puncak trilateral yang melibatkan ketiga pemimpin tersebut.

Suvro Sarkar, analis energi utama di DBS Bank, mengatakan bahwa sikap Trump yang melunak terhadap sanksi sekunder yang menargetkan importir minyak Rusia telah mengurangi risiko gangguan pasokan global, sehingga sedikit meredakan ketegangan geopolitik.

Kilang-kilang minyak Tiongkok telah membeli 15 kargo minyak Rusia untuk pengiriman Oktober dan November karena permintaan India untuk ekspor Moskow telah menurun, ungkap dua analis dan satu pedagang pada hari Selasa.

Zelensky menggambarkan pembicaraannya dengan Trump sebagai "sangat baik" dan mencatat adanya diskusi tentang potensi jaminan keamanan AS untuk Ukraina. Trump mengonfirmasi bahwa AS akan memberikan jaminan tersebut, meskipun tingkat dukungannya masih belum jelas.

Trump telah mendesak agar perang paling mematikan di Eropa dalam 80 tahun segera diakhiri, tetapi Kyiv dan sekutunya khawatir ia mungkin akan memaksakan kesepakatan dengan syarat-syarat Rusia.

"Hasil yang akan menurunkan ketegangan dan menghilangkan ancaman tarif atau sanksi sekunder akan membuat harga minyak bergerak lebih rendah menuju target rata-rata kami di $58 per barel pada kuartal IV-25/Q1-26," ujar Bart Melek, kepala strategi komoditas di TD Securities, dalam sebuah catatan.(Cay)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif...
Thursday, 22 January 2026 14:39 WIB

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan i...

Gangguan Pasokan dan Tarif AS Angkat Harga Minyak...
Wednesday, 21 January 2026 08:49 WIB

Harga minyak menguat pada Selasa (20/1), didukung oleh kombinasi gangguan pasokan dari Kazakhstan, proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang lebih baik, serta pelemahan dolar AS yang membuat pembelian ...

Venezuela Ditekan AS, Harga Minyak Dunia Berfluktuasi...
Thursday, 8 January 2026 16:37 WIB

Harga minyak bergerak terbatas pada Kamis (8/1) setelah dua sesi tertekan, ketika pasar mencerna langkah AS yang makin agresif untuk mengatur arus minyak Venezuela - termasuk rencana mengelola penjual...

AS Mau Pegang Keran Minyak Venezuela?...
Thursday, 8 January 2026 07:11 WIB

Harga minyak bergerak naik tipis ketika pasar mencerna langkah terbaru Amerika Serikat terkait Venezuela. WTI bertahan di area US$56/barel setelah sebelumnya sempat turun tajam, sementara Brent masih ...

Harga Brent Anjlok di Tengah Komentar Trump tentang Kesepakatan Ekspor Minyak AS-Venezuela...
Thursday, 8 January 2026 04:38 WIB

Harga minyak mentah Brent merosot dalam perdagangan yang bergejolak pada hari Rabu setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Venezuela akan memasok puluhan juta barel minyak ke Washington. Harga mi...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS