Tuesday, 27 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harapan Pelonggaran Sanksi, Minyak Masih Stabil
Wednesday, 13 August 2025 10:42 WIB | OIL |Minyak WTIbrent oil

Harga minyak stabil pada Rabu (13/8) setelah turun tipis sehari sebelumnya, dengan investor menanti perundingan antara para pemimpin AS dan Rusia pada Jumat sebagai potensi pemicu arah baru. Patokan global Brent diperdagangkan di atas $66 per barel usai melemah 0,8% pada sesi sebelumnya, sementara West Texas Intermediate (WTI) bergerak mendekati $63.

Di ranah diplomatik, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio berdiskusi dengan Menlu Rusia Sergei Lavrov untuk mempersiapkan pertemuan puncak antara Donald Trump dan Vladimir Putin. Namun, ia menegaskan kembali bahwa terobosan untuk konflik Ukraina masih kecil kemungkinan. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy juga menolak menyerahkan wilayah Donbas, syarat yang diminta Putin untuk memulai gencatan senjata, sembari mendorong agar Kyiv dilibatkan dalam perundingan.

Para pelaku pasar minyak mencermati apakah dialog tersebut dapat mengarah pada pelonggaran sanksi AS terhadap Rusia, anggota OPEC+, yang berpotensi menambah pasokan ke pasar. Tahun ini, harga tertekan karena kelompok produsen mempercepat kenaikan output di tengah prospek kelebihan pasokan, sementara langkah tarif AS menekan permintaan global.

Dari sisi fundamental, Departemen Energi AS pada Selasa menaikkan proyeksi surplus pasokan global 2025 menjadi 1,7 juta barel per hari. Badan Energi Internasional akan merilis proyeksi terbarunya pada Rabu, sementara OPEC mempertahankan pandangan lebih optimistis dengan memperkirakan kondisi pasar tahun depan lebih ketat dibanding proyeksi sebelumnya.

Sinyal jangka pendek juga bercampur: laporan industri AS menunjukkan stok nasional sedikit meningkat pekan lalu, dengan data resmi dijadwalkan rilis Rabu malam. Aktivitas di pasar derivatif relatif tenang, volume agregat Brent berada di bawah rata-rata harian pada awal sesi Asia, dan volatilitas tersirat kontrak bulan kedua mendekati posisi terendah dua pekan.(alg)

Sumber: Newsmaker.id

RELATED NEWS
Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif...
Thursday, 22 January 2026 14:39 WIB

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan i...

Gangguan Pasokan dan Tarif AS Angkat Harga Minyak...
Wednesday, 21 January 2026 08:49 WIB

Harga minyak menguat pada Selasa (20/1), didukung oleh kombinasi gangguan pasokan dari Kazakhstan, proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang lebih baik, serta pelemahan dolar AS yang membuat pembelian ...

Venezuela Ditekan AS, Harga Minyak Dunia Berfluktuasi...
Thursday, 8 January 2026 16:37 WIB

Harga minyak bergerak terbatas pada Kamis (8/1) setelah dua sesi tertekan, ketika pasar mencerna langkah AS yang makin agresif untuk mengatur arus minyak Venezuela - termasuk rencana mengelola penjual...

AS Mau Pegang Keran Minyak Venezuela?...
Thursday, 8 January 2026 07:11 WIB

Harga minyak bergerak naik tipis ketika pasar mencerna langkah terbaru Amerika Serikat terkait Venezuela. WTI bertahan di area US$56/barel setelah sebelumnya sempat turun tajam, sementara Brent masih ...

Harga Brent Anjlok di Tengah Komentar Trump tentang Kesepakatan Ekspor Minyak AS-Venezuela...
Thursday, 8 January 2026 04:38 WIB

Harga minyak mentah Brent merosot dalam perdagangan yang bergejolak pada hari Rabu setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Venezuela akan memasok puluhan juta barel minyak ke Washington. Harga mi...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS