Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Minyak Naik Tipis, Gencatan Dagang AS-China Picu Harapan
Tuesday, 12 August 2025 15:15 WIB | OIL |Oil,

Harga minyak naik pada hari Selasa(12/8) karena Amerika Serikat dan Tiongkok memperpanjang jeda kenaikan tarif, sehingga mengurangi kekhawatiran bahwa eskalasi perang dagang mereka akan mengganggu perekonomian dan menekan permintaan bahan bakar di dua negara konsumen minyak terbesar di dunia.

Kontrak berjangka Brent naik 14 sen, atau 0,2%, menjadi $66,77 per barel pada pukul 06.43 GMT, sementara kontrak berjangka minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik 8 sen, atau 0,1%, menjadi $64,04.

Presiden AS Donald Trump memperpanjang gencatan tarif dengan Tiongkok hingga 10 November, mencegah pemberlakuan tarif tiga digit atas barang-barang Tiongkok saat para peritel AS bersiap menghadapi musim liburan akhir tahun yang krusial.

Langkah ini meningkatkan harapan bahwa kesepakatan dapat dicapai antara dua ekonomi terbesar di dunia tersebut dan menghindari terjadinya semacam embargo perdagangan di antara mereka. Tarif berisiko memperlambat pertumbuhan global, yang dapat mengurangi permintaan bahan bakar dan menekan harga minyak.

Kenaikan harga minyak juga didukung oleh tanda-tanda pelemahan baru di pasar tenaga kerja AS, yang telah meningkatkan ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve pada September, kata Priyanka Sachdeva, analis pasar senior di broker Phillip Nova.

Selain itu, yang menjadi perhatian adalah data inflasi AS yang akan dirilis pada hari itu, yang dapat memengaruhi arah kebijakan suku bunga The Fed. Pemangkasan suku bunga biasanya mendorong aktivitas ekonomi dan permintaan minyak.

Faktor lain yang berpotensi memengaruhi pasar minyak adalah pertemuan antara Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin di Alaska pada hari Jumat untuk membahas akhir perang di Ukraina.

"Jalur diplomasi AS-Rusia terkait konflik Ukraina tetap menjadi faktor tak terduga, dengan para pedagang memantau kemungkinan kejutan geopolitik yang dapat mengganggu jalur pasokan atau rezim sanksi," kata Sachdeva.

Pertemuan ini berlangsung ketika AS meningkatkan tekanan terhadap Rusia, dengan ancaman sanksi yang lebih keras terhadap pembeli minyak Rusia seperti Tiongkok dan India jika tidak ada kesepakatan damai yang tercapai.

"Setiap kesepakatan damai antara Rusia dan Ukraina akan mengakhiri risiko gangguan terhadap pasokan minyak Rusia yang selama ini membayangi pasar," tulis Daniel Hynes, ahli strategi komoditas senior di ANZ dalam sebuah catatan.

Trump telah menetapkan tenggat waktu hingga Jumat lalu bagi Rusia untuk menyetujui perdamaian di Ukraina atau pembeli minyaknya akan menghadapi sanksi sekunder, sambil menekan India untuk mengurangi pembelian minyak Rusia.

Washington juga menginginkan Beijing menghentikan pembelian minyak Rusia, dengan Trump mengancam akan memberlakukan tarif sekunder terhadap Tiongkok.

Risiko penerapan sanksi tersebut telah berkurang menjelang pertemuan Trump-Putin pada 15 Agustus. (azf)

Source: Investing.com

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS