Tuesday, 27 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harapan Damai Ukraina Tekan Harga Minyak Menjelang Pertemuan Puncak
Monday, 11 August 2025 10:28 WIB | OIL |Minyak WTIbrent oil

Harga minyak mentah global turun pada awal pekan ini setelah mencatat penurunan mingguan terbesar sejak akhir Juni. Penurunan ini terjadi menjelang pertemuan penting antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin pada Jumat mendatang, yang memunculkan harapan akan tercapainya kesepakatan damai untuk mengakhiri perang di Ukraina. Harga Brent diperdagangkan mendekati $66 per barel setelah turun 4,4% pekan lalu, sementara West Texas Intermediate (WTI) stabil di atas $63.

Pasar menanggapi pernyataan Trump yang tidak mengumumkan sanksi tambahan terhadap Rusia maupun tarif terhadap negara pembeli energi Rusia saat mengumumkan rencana pertemuan di Alaska. Namun, tenggat waktu 8 Agustus tetap diberlakukan bagi Kremlin untuk menyetujui gencatan senjata. Di balik layar, pejabat AS dan Rusia dikabarkan tengah menyusun kesepakatan yang memungkinkan Moskow mempertahankan wilayah yang telah direbut, dengan dukungan diplomatik dari Ukraina dan sekutu-sekutu Eropa”meskipun hasil akhir kesepakatan masih belum pasti.

Tekanan terhadap harga minyak juga dipicu oleh faktor pasokan global. Sepanjang tahun ini, minyak telah kehilangan lebih dari 10% nilainya akibat kebijakan OPEC+ yang mempercepat peningkatan produksi lebih awal dari jadwal, mengakhiri pembatasan yang diberlakukan sejak 2023. Sementara itu, perlambatan pertumbuhan ekonomi global juga menimbulkan kekhawatiran akan berkurangnya konsumsi energi di paruh kedua tahun ini.

Apabila kesepakatan damai Ukraina-Rusia benar-benar tercapai, sanksi atas pasokan energi dari Rusia bisa dicabut. Hal ini dapat memperparah proyeksi kelebihan pasokan minyak menjelang akhir tahun. Menurut Robert Rennie dari Westpac, jika ketegangan berhasil mereda, harga Brent bisa jatuh di bawah $65, bahkan berisiko menyentuh level di bawah $60 pada kuartal keempat tahun ini.

Investor saat ini menanti sejumlah laporan penting untuk melihat arah keseimbangan pasar minyak global. OPEC akan merilis analisis pasar bulanannya akhir pekan ini, sementara Badan Informasi Energi AS (EIA) dijadwalkan merilis Prospek Energi Jangka Pendek pada hari Selasa. Badan Energi Internasional (IEA) juga akan mengeluarkan laporan pasar pada hari Rabu. Sementara itu, ketegangan belum sepenuhnya mereda, setelah Ukraina mengklaim telah melancarkan serangan drone terhadap kilang minyak besar di wilayah Saratov Rusia, menambah daftar panjang serangan terhadap infrastruktur energi Rusia bulan ini.(alg)

Sumber: Newsmaker.id

RELATED NEWS
Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif...
Thursday, 22 January 2026 14:39 WIB

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan i...

Gangguan Pasokan dan Tarif AS Angkat Harga Minyak...
Wednesday, 21 January 2026 08:49 WIB

Harga minyak menguat pada Selasa (20/1), didukung oleh kombinasi gangguan pasokan dari Kazakhstan, proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang lebih baik, serta pelemahan dolar AS yang membuat pembelian ...

Venezuela Ditekan AS, Harga Minyak Dunia Berfluktuasi...
Thursday, 8 January 2026 16:37 WIB

Harga minyak bergerak terbatas pada Kamis (8/1) setelah dua sesi tertekan, ketika pasar mencerna langkah AS yang makin agresif untuk mengatur arus minyak Venezuela - termasuk rencana mengelola penjual...

AS Mau Pegang Keran Minyak Venezuela?...
Thursday, 8 January 2026 07:11 WIB

Harga minyak bergerak naik tipis ketika pasar mencerna langkah terbaru Amerika Serikat terkait Venezuela. WTI bertahan di area US$56/barel setelah sebelumnya sempat turun tajam, sementara Brent masih ...

Harga Brent Anjlok di Tengah Komentar Trump tentang Kesepakatan Ekspor Minyak AS-Venezuela...
Thursday, 8 January 2026 04:38 WIB

Harga minyak mentah Brent merosot dalam perdagangan yang bergejolak pada hari Rabu setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Venezuela akan memasok puluhan juta barel minyak ke Washington. Harga mi...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS