
Harga minyak turun setelah penurunan mingguan terbesarnya sejak akhir Juni sebelum pertemuan antara para pemimpin AS dan Rusia pada hari Jumat, yang meningkatkan prospek berakhirnya perang di Ukraina dan pasokan yang lebih banyak.
Brent diperdagangkan mendekati $66 per barel, setelah merosot 4,4% minggu lalu, sementara West Texas Intermediate berada di atas $63. Presiden Donald Trump tidak mengungkapkan sanksi tambahan terhadap Rusia, atau tarif terhadap pembeli energinya, saat ia mengumumkan pertemuan puncak di Alaska, meskipun telah menetapkan batas waktu 8 Agustus bagi Kremlin untuk menyetujui gencatan senjata.
Para pejabat AS dan Rusia sedang mengupayakan kesepakatan yang akan mengunci pendudukan Moskow atas wilayah yang direbut selama invasi militernya, menurut orang-orang yang mengetahui masalah tersebut. AS sedang berupaya untuk mendapatkan dukungan dari Ukraina dan sekutu-sekutunya di Eropa atas kesepakatan tersebut, yang masih jauh dari pasti, kata mereka.
Minyak telah kehilangan lebih dari 10% tahun ini karena OPEC+ mengembalikan produksi lebih cepat dari yang direncanakan semula, mengakhiri pembatasan yang dibuat pada tahun 2023, bahkan ketika pertumbuhan ekonomi yang melambat mengancam untuk memangkas konsumsi.
Perjanjian damai dengan Ukraina dapat mengakhiri sanksi atas pasokan dari Rusia, yang berpotensi memperburuk perkiraan kelebihan pasokan untuk akhir tahun ini.
Sementara itu, Ukraina mengatakan telah melakukan serangan pesawat tak berawak yang berhasil pada Minggu pagi di kilang utama di wilayah Saratov, yang terbaru dari serangkaian serangan bulan ini terhadap fasilitas minyak Rusia.
Investor mungkin mendapatkan wawasan lebih lanjut tentang keseimbangan pasokan-permintaan akhir pekan ini, dengan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak akan merilis analisis pasar bulanannya pada hari Selasa. Badan Energi Internasional akan menerbitkan laporan bulanannya pada hari Rabu.(alg)
Sumber: Bloomberg
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan i...
Harga minyak menguat pada Selasa (20/1), didukung oleh kombinasi gangguan pasokan dari Kazakhstan, proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang lebih baik, serta pelemahan dolar AS yang membuat pembelian ...
Harga minyak bergerak terbatas pada Kamis (8/1) setelah dua sesi tertekan, ketika pasar mencerna langkah AS yang makin agresif untuk mengatur arus minyak Venezuela - termasuk rencana mengelola penjual...
Harga minyak bergerak naik tipis ketika pasar mencerna langkah terbaru Amerika Serikat terkait Venezuela. WTI bertahan di area US$56/barel setelah sebelumnya sempat turun tajam, sementara Brent masih ...
Harga minyak mentah Brent merosot dalam perdagangan yang bergejolak pada hari Rabu setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Venezuela akan memasok puluhan juta barel minyak ke Washington. Harga mi...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...