Tuesday, 27 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Minyak Stabil, Pasar Tunggu Pertemuan Trump-Putin
Thursday, 7 August 2025 17:18 WIB | OIL |Oil,

Harga minyak mentah stabil pada Kamis(7/8), memangkas sebagian kenaikan awal setelah Kremlin mengumumkan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin akan bertemu dengan Presiden AS Donald Trump dalam beberapa hari ke depan. Hal ini meningkatkan harapan pasar terhadap solusi diplomatik untuk mengakhiri perang di Ukraina.

Brent crude naik 21 sen (0,3%) menjadi $67,10 per barel (pukul 09:02 GMT)

WTI (West Texas Intermediate) naik 20 sen (0,3%) menjadi $64,55 per barel

Kedua tolok ukur minyak tersebut turun sekitar 1% pada Rabu, menyentuh level terendah dalam delapan minggu, setelah komentar Trump yang menyebut ada kemajuan dalam pembicaraan dengan Moskow.

Pertemuan Trump-Putin Bisa Jadi Titik Balik

Penasihat Kremlin, Yuri Ushakov, mengatakan bahwa Trump dan Putin akan bertemu dalam beberapa hari ke depan, yang akan menjadi KTT pertama antara kedua pemimpin sejak 2021.

Seorang pejabat Gedung Putih sebelumnya menyebutkan bahwa pertemuan bisa terjadi secepat minggu depan, meskipun AS tetap melanjutkan persiapan untuk memberlakukan sanksi sekunder, yang mungkin menyasar negara seperti China, guna menekan Rusia untuk mengakhiri perang.

Faktor-Faktor Pendukung Harga Minyak:

Penurunan Stok Minyak Mentah AS:
Badan Informasi Energi AS (EIA) melaporkan bahwa stok minyak mentah AS turun 3 juta barel menjadi 423,7 juta barel pada pekan yang berakhir 1 Agustus jauh lebih besar dari ekspektasi penurunan 591.000 barel menurut jajak pendapat Reuters.

Kenaikan Harga Minyak Saudi untuk Asia:
Arab Saudi, eksportir minyak terbesar dunia, menaikkan harga jual minyak mentah untuk Asia pada September kenaikan bulanan kedua berturut-turut karena pasokan ketat dan permintaan yang kuat.

Impor Minyak China Tetap Kuat:
Meskipun impor minyak mentah China pada Juli turun 5,4% dari Juni, namun tetap naik 11,5% secara tahunan. Analis memperkirakan aktivitas penyulingan di China akan tetap tinggi dalam waktu dekat.

"Minyak naik tipis, didorong oleh penarikan stok di AS, kenaikan harga Saudi, dan impor minyak China yang solid," kata Giovanni Staunovo, analis UBS.
Namun, ia mencatat bahwa berita tentang potensi pertemuan Trump-Putin membatasi kenaikan harga.

Sentimen Negatif: Ketidakpastian Global dan Tarif AS Baru

Ketidakpastian makroekonomi global membatasi penguatan harga minyak. Salah satu penyebabnya:

AS menetapkan tarif baru 25% terhadap barang-barang India mulai 28 Agustus, sebagai respons atas pembelian minyak Rusia oleh India.

Trump juga menyatakan bahwa tarif tambahan terhadap China bisa segera diumumkan.

Catatan: Rusia adalah produsen minyak terbesar kedua di dunia, setelah Amerika Serikat.
Ketegangan geopolitik dan kebijakan perdagangan AS akan tetap menjadi faktor kunci yang memengaruhi pasar energi dalam waktu dekat. (azf)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif...
Thursday, 22 January 2026 14:39 WIB

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan i...

Gangguan Pasokan dan Tarif AS Angkat Harga Minyak...
Wednesday, 21 January 2026 08:49 WIB

Harga minyak menguat pada Selasa (20/1), didukung oleh kombinasi gangguan pasokan dari Kazakhstan, proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang lebih baik, serta pelemahan dolar AS yang membuat pembelian ...

Venezuela Ditekan AS, Harga Minyak Dunia Berfluktuasi...
Thursday, 8 January 2026 16:37 WIB

Harga minyak bergerak terbatas pada Kamis (8/1) setelah dua sesi tertekan, ketika pasar mencerna langkah AS yang makin agresif untuk mengatur arus minyak Venezuela - termasuk rencana mengelola penjual...

AS Mau Pegang Keran Minyak Venezuela?...
Thursday, 8 January 2026 07:11 WIB

Harga minyak bergerak naik tipis ketika pasar mencerna langkah terbaru Amerika Serikat terkait Venezuela. WTI bertahan di area US$56/barel setelah sebelumnya sempat turun tajam, sementara Brent masih ...

Harga Brent Anjlok di Tengah Komentar Trump tentang Kesepakatan Ekspor Minyak AS-Venezuela...
Thursday, 8 January 2026 04:38 WIB

Harga minyak mentah Brent merosot dalam perdagangan yang bergejolak pada hari Rabu setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Venezuela akan memasok puluhan juta barel minyak ke Washington. Harga mi...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS