
Minyak mempertahankan penurunan lima hari, penurunan terpanjang sejak Januari, karena investor melihat lebih jauh dari upaya AS untuk menghukum pembeli minyak mentah Rusia, sembari mengikuti dorongan diplomatik Presiden Donald Trump untuk menghentikan perang di Ukraina.
Harga minyak West Texas Intermediate sedikit berubah di bawah $65 per barel setelah merosot ke level penutupan terendah sejak awal Juni, sementara Brent ditutup sedikit di bawah $67. Pada hari Rabu, Trump menggandakan tarif untuk barang-barang India menjadi 50% karena pembelian energi Rusia oleh negara tersebut, dengan penerapannya akan dimulai dalam tiga minggu. Namun, belum ada langkah serupa yang diambil AS terhadap Tiongkok, importir utama minyak Moskow lainnya.
Di bidang diplomatik, Trump mengatakan ada "kemungkinan besar" ia akan segera bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan mitranya dari Ukraina, Volodymyr Zelenskiy, dalam upaya lain untuk menengahi perdamaian antara kedua negara. Ia juga mengatakan akan ada "lebih banyak" penalti terkait pembelian minyak Rusia, tanpa memberikan detail lebih lanjut.
Harga minyak mentah telah turun tajam sejauh ini di bulan Agustus setelah mencatat kenaikan selama tiga bulan berturut-turut. Para pedagang memposisikan diri untuk potensi kelebihan pasokan akhir tahun ini setelah OPEC+ mengembalikan jutaan barel kapasitas yang telah ditutup ke pasar. Selain itu, terdapat kekhawatiran tentang perlambatan pertumbuhan ekonomi dan potensi melemahnya konsumsi energi karena tarif perdagangan Trump yang lebih luas akan berdampak buruk.(alg)
Sumber: Bloomberg
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...
Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...
Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...
Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...
Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...