Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Minyak Terus Naik Didukung Meredanya Ketegangan Dagang
Tuesday, 29 July 2025 17:03 WIB | OIL |Minyak WTIbrent oil

Harga minyak naik tipis pada hari Selasa (29/7) di tengah optimisme bahwa perang dagang antara Amerika Serikat dan mitra dagang utamanya mereda dan seiring Presiden Donald Trump meningkatkan tekanan terhadap Rusia atas perangnya di Ukraina.

Minyak mentah Brent berjangka naik 47 sen, atau 0,7%, menjadi $70,51 per barel pada pukul 09.24 GMT, setelah menyentuh level tertinggi sejak 18 Juli, sementara minyak mentah West Texas Intermediate AS berada di $67,24, naik 53 sen, atau 0,8%.

Kedua kontrak ditutup lebih dari 2% lebih tinggi pada sesi sebelumnya.

Perjanjian perdagangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa, meskipun mengenakan tarif impor 15% untuk sebagian besar barang Uni Eropa, menghindari perang dagang besar-besaran antara kedua sekutu utama tersebut yang akan berdampak pada hampir sepertiga perdagangan global dan meredupkan prospek permintaan bahan bakar.

Perjanjian tersebut juga menyerukan pembelian energi AS oleh Uni Eropa senilai $750 miliar selama tiga tahun ke depan, yang menurut para analis hampir tidak mungkin dipenuhi oleh blok tersebut, sementara perusahaan-perusahaan Eropa akan berinvestasi $600 miliar di AS selama masa jabatan kedua Presiden Donald Trump.

Para pejabat ekonomi tinggi dari AS dan Tiongkok bertemu di Stockholm untuk hari kedua guna menyelesaikan sengketa ekonomi yang telah berlangsung lama dan mundur dari perang dagang yang semakin memanas antara dua ekonomi terbesar dunia tersebut. Trump juga menetapkan tenggat waktu baru pada hari Senin, yaitu "10 atau 12 hari" bagi Rusia untuk mencapai kemajuan dalam mengakhiri perang di Ukraina. Trump telah mengancam akan memberikan sanksi kepada Rusia dan pembeli ekspornya kecuali jika ada kemajuan yang dicapai.

"Harga minyak menguat setelah Presiden Trump mengatakan akan memperpendek tenggat waktu bagi Rusia untuk mencapai kesepakatan dengan Ukraina guna mengakhiri perang, yang meningkatkan kekhawatiran pasokan," kata analis ING dalam sebuah catatan. Pelaku pasar juga menunggu hasil pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal AS pada 29-30 Juli. The Fed secara luas diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tetapi dapat memberikan sinyal kecenderungan dovish di tengah tanda-tanda meredanya inflasi, kata Priyanka Sachdeva, analis pasar senior di perusahaan pialang Phillip Nova.(alg)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS