Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga Minyak Merosot Saat Kekhawatiran Perang Dagang
Wednesday, 16 July 2025 20:10 WIB | OIL |Minyak WTIbrent oil

Harga minyak turun sekitar 1% pada hari Rabu (16/7), karena tanda-tanda peningkatan konsumsi minyak mentah Tiongkok terabaikan oleh kehati-hatian investor terhadap dampak ekonomi yang lebih luas dari tarif AS.

Harga telah berfluktuasi dalam kisaran yang ketat, karena tanda-tanda permintaan yang stabil dari peningkatan perjalanan selama musim panas di Belahan Bumi Utara telah bersaing dengan kekhawatiran bahwa tarif AS terhadap mitra dagang akan memperlambat pertumbuhan ekonomi dan konsumsi bahan bakar.

Harga minyak mentah Brent berjangka turun 63 sen, atau 0,9%, menjadi $68,08 per barel pada pukul 11.50 GMT. Harga minyak mentah West Texas Intermediate AS berjangka turun 69 sen, atau 1%, menjadi $65,83. Presiden AS Donald Trump telah mengancam tarif 30% untuk impor dari Uni Eropa mulai 1 Agustus, tingkat yang menurut pejabat Eropa tidak dapat diterima dan akan mengakhiri perdagangan normal antara dua pasar terbesar di dunia.

Komisi Eropa sedang bersiap untuk menargetkan barang-barang AS senilai 72 miliar euro ($84,1 miliar) untuk kemungkinan tarif jika perundingan dengan Washington untuk mencapai kesepakatan perdagangan gagal. Trump juga mengatakan pada hari Senin bahwa Amerika Serikat akan mengenakan "tarif yang sangat berat" terhadap Rusia dalam 50 hari jika tidak ada kesepakatan untuk menghentikan perang di Ukraina.

"Serangan terbaru AS terhadap Rusia gagal memicu kembali kekhawatiran akan gangguan pasokan yang berkelanjutan, dan akibatnya, harga minyak terus menurun kemarin," kata analis minyak PVM, Tamas Varga, dalam sebuah catatan. Namun, prospek permintaan yang membaik dari Tiongkok membatasi kerugian.

Kilang-kilang milik negara Tiongkok sedang meningkatkan produksi setelah menyelesaikan pemeliharaan untuk memenuhi permintaan bahan bakar kuartal ketiga yang lebih tinggi dan untuk membangun kembali stok solar dan bensin yang berada pada titik terendah dalam beberapa tahun, kata para pedagang dan analis.

"Potensi puncak permintaan minyak Tiongkok sering muncul dalam percakapan, tetapi kami pikir kekhawatiran tersebut mungkin berlebihan, karena jika dicermati lebih dekat, permintaan masih tangguh," kata Barclays dalam sebuah catatan pada hari Rabu. Bank tersebut memperkirakan permintaan minyak Tiongkok tumbuh sebesar 400.000 barel per hari (bph) secara tahunan pada paruh pertama tahun ini menjadi 17,2 juta bph.

Sementara itu, laporan bulanan OPEC pada hari Selasa memperkirakan bahwa ekonomi global akan membaik pada paruh kedua tahun ini, sehingga mendorong prospek permintaan minyak. Brasil, Tiongkok, dan India melampaui ekspektasi, sementara AS dan Uni Eropa sedang pulih dari tahun lalu, tambahnya.

Stok minyak mentah, sulingan, dan bensin AS naik pekan lalu, menurut sumber pasar, mengutip data American Petroleum Institute pada hari Selasa. Stok minyak mentah naik 839.000 barel dalam pekan yang berakhir 11 Juli, kata sumber tersebut. Persediaan bensin naik 1,93 juta barel dan stok sulingan naik 828.000 barel, tambah mereka.(alg)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS