Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga minyak stabil menjelang keputusan OPEC+
Tuesday, 1 July 2025 17:46 WIB | OIL |brent oil

Harga minyak stabil pada hari Selasa karena investor menilai ekspektasi bahwa OPEC+ akan mengumumkan kenaikan produksi untuk bulan Agustus pada pertemuan mendatang serta negosiasi perdagangan.

Minyak mentah Brent naik 5 sen menjadi $66,79 per barel pada pukul 09.01 GMT, sementara minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 4 sen menjadi $65,15 per barel.

Fokus utama pasar adalah kenaikan produksi 411.000 barel per hari yang diharapkan diumumkan OPEC+ untuk bulan Agustus dalam pertemuan pada tanggal 6 Juli, kata analis Saxo Bank Ole Hansen, menambahkan bahwa hal ini sebagian diimbangi oleh potensi kesepakatan perdagangan yang meningkatkan prospek permintaan.

"Pasar sekarang khawatir bahwa aliansi OPEC+ akan melanjutkan laju peningkatan produksi yang dipercepat," kata ahli strategi komoditas senior ANZ Daniel Hynes dalam sebuah catatan.

Empat sumber OPEC+ mengatakan kepada Reuters minggu lalu bahwa kelompok tersebut - yang terdiri dari OPEC dan sekutu termasuk Rusia - berencana untuk meningkatkan produksi sebesar 411.000 barel per hari pada bulan Agustus, menyusul kenaikan serupa pada bulan Mei, Juni, dan Juli.

Jika disetujui, hal ini akan meningkatkan total peningkatan pasokan OPEC+ untuk tahun ini menjadi 1,78 juta barel per hari, setara dengan lebih dari 1,5% dari permintaan minyak global.

Investor juga mencermati negosiasi perdagangan menjelang batas waktu tarif Presiden AS Donald Trump pada 9 Juli.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent memperingatkan bahwa negara-negara dapat diberitahu tentang tarif yang jauh lebih tinggi meskipun negosiasi dengan itikad baik menjelang batas waktu 9 Juli, ketika tarif dijadwalkan untuk kembali dari level sementara 10% ke tarif yang ditangguhkan Trump sebesar 11% hingga 50% yang diumumkan pada 2 April.

Morgan Stanley memperkirakan harga minyak berjangka Brent akan kembali ke sekitar $60 pada awal tahun depan, dengan pasar yang dipasok dengan baik dan risiko geopolitik mereda setelah de-eskalasi Israel-Iran. Ia memperkirakan kelebihan pasokan sebesar 1,3 juta barel per hari pada 2026.

Perang 12 hari yang dimulai dengan Israel yang menargetkan fasilitas nuklir Iran pada 13 Juni mendorong kenaikan harga minyak Brent. Harga minyak melonjak di atas $80 per barel setelah AS mengebom fasilitas nuklir Iran dan kemudian merosot ke $67 setelah Trump mengumumkan gencatan senjata Iran-Israel.(Cay)

sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS