Friday, 27 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Redanya Ketegangan dan Potensi Tambahan Pasokan Tekan Harga Minyak
Monday, 30 June 2025 11:54 WIB | OIL |Minyak WTIMinyak jenis Brent

Harga minyak melemah di sesi Asia pada Senin (130/6), seiring meredanya risiko geopolitik antara Israel dan Iran, serta antisipasi kenaikan produksi oleh OPEC+ yang membebani sentimen pasar.

Minyak Brent untuk kontrak Agustus turun 0,8% menjadi $67,20 per barel, sementara WTI turun 1,1% ke $64,77 per barel. Meski demikian, secara bulanan, harga minyak masih mencatat kenaikan lebih dari 5% setelah sempat melonjak akibat konflik Israel“Iran.

Namun, sejak gencatan senjata yang difasilitasi AS mulai berlaku, ketakutan akan gangguan pasokan dari kawasan Timur Tengah mulai mereda. Potensi penutupan Selat Hormuz, rute vital pengiriman minyak global, juga kini tidak lagi menjadi kekhawatiran utama.

Di saat yang sama, pasar mencermati data PMI Tiongkok yang beragam, dengan aktivitas manufaktur dilaporkan kembali mengalami kontraksi pada Juni, sehingga mengaburkan prospek permintaan minyak dari importir terbesar dunia tersebut.

Fokus pasar kini tertuju pada pertemuan OPEC+ tanggal 6 Juli, di mana kelompok produsen minyak ini dikabarkan akan menaikkan produksi sebesar 411.000 barel per hari untuk Agustus ” melanjutkan tren peningkatan yang dimulai sejak Mei.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi OPEC+ untuk mengakhiri pemangkasan produksi yang telah berlangsung dua tahun, serta menindak anggota yang sebelumnya melebihi kuota produksi.

Selain OPEC+, perhatian pasar juga diarahkan ke permintaan bahan bakar di AS, yang diperkirakan meningkat seiring memasuki puncak musim liburan musim panas.

Sumber: Reuters

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS