Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Minyak Naik! Stok AS Turun, Sinyal Permintaan Kuat
Thursday, 26 June 2025 15:26 WIB | OIL |Oil,

Harga minyak naik tipis pada hari Kamis(26/6), melanjutkan kenaikan dari hari sebelumnya karena penurunan stok minyak mentah AS yang lebih besar dari perkiraan menandakan permintaan yang kuat, sementara investor tetap berhati-hati tentang gencatan senjata Iran-Israel dan stabilitas di Timur Tengah.

Harga minyak mentah Brent naik 53 sen, atau 0,8%, menjadi $68,21 per barel pada pukul 06.30 GMT. Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik 56 sen, atau 0,9%, menjadi $65,48 per barel.

Kedua patokan tersebut naik hampir 1% pada hari Rabu, pulih dari kerugian di awal minggu setelah data menunjukkan permintaan AS yang kuat.

"Beberapa pembeli menyukai permintaan yang kuat yang ditunjukkan oleh penurunan persediaan dalam statistik mingguan AS," kata Yuki Takashima, ekonom di Nomura Securities. "Namun, investor tetap gelisah, mencari kejelasan tentang status gencatan senjata Iran-Israel," katanya, seraya menambahkan bahwa perhatian pasar kini beralih ke tingkat produksi OPEC+.

Takashima memperkirakan WTI kemungkinan akan kembali ke kisaran $60-$65, tingkat sebelum konflik.

Analis ANZ mengatakan bahwa dengan meredanya konflik antara Iran dan Israel, fokus pasar telah kembali ke fundamental, dan menunjuk pada data yang menunjukkan persediaan minyak mentah AS turun selama lima minggu berturut-turut.

"Data pemerintah AS menunjukkan musim mengemudi AS sedang berlangsung setelah awal yang lambat," kata analis ANZ dalam sebuah catatan.

Persediaan minyak mentah dan bahan bakar AS turun dalam seminggu hingga 20 Juni karena aktivitas penyulingan dan permintaan meningkat, Badan Informasi Energi (EIA) mengatakan pada hari Rabu. [EIA/S]

Persediaan minyak mentah turun 5,8 juta barel, kata EIA, melampaui ekspektasi analis dalam jajak pendapat Reuters untuk penarikan 797.000 barel. Stok bensin secara tak terduga turun hingga 2,1 juta barel, dibandingkan dengan perkiraan untuk penambahan 381.000 barel karena bensin yang dipasok, proksi permintaan, naik ke level tertinggi sejak Desember 2021.

Pada hari Sabtu, Igor Sechin, kepala produsen minyak terbesar Rusia Rosneft, mengatakan OPEC+, yang menyatukan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutu termasuk Rusia, dapat mempercepat kenaikan produksinya sekitar satu tahun dari rencana awal.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump memuji berakhirnya perang antara Iran dan Israel dengan cepat dan mengatakan Washington kemungkinan akan meminta komitmen dari Teheran untuk mengakhiri ambisi nuklirnya dalam pembicaraan dengan pejabat Iran minggu depan.

Trump juga mengatakan pada hari Rabu bahwa AS belum menghentikan tekanan maksimumnya terhadap Iran - termasuk pembatasan penjualan minyak Iran - tetapi mengisyaratkan potensi pelonggaran dalam penegakan hukum untuk membantu negara tersebut membangun kembali. (zif)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS