Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Investor Waspada, Harga Minyak Bertahan di Jalur Datar
Wednesday, 25 June 2025 19:16 WIB | OIL |Oil,

Harga minyak sedikit pulih pada hari Rabu(25/6) setelah merosot awal minggu ini, karena investor menilai stabilitas gencatan senjata antara Iran dan Israel, sementara dukungan juga datang dari data yang menunjukkan permintaan AS relatif kuat.

Harga minyak mentah Brent naik 63 sen, atau 0,9%, pada $67,77 per barel pada pukul 10.50 GMT, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik 60 sen, atau 0,9%, menjadi $64,97.

Harga minyak Brent ditutup pada hari Selasa pada level terendah sejak 10 Juni dan harga minyak WTI pada level terendah sejak 5 Juni, keduanya sebelum Israel melancarkan serangan mendadak terhadap fasilitas militer dan nuklir utama Iran pada tanggal 13 Juni.

Harga telah naik ke level tertinggi lima bulan setelah AS menyerang fasilitas nuklir Iran selama akhir pekan. "Kekhawatiran tentang gangguan pasokan minyak telah menurun," kata Giovanni Staunovo, analis komoditas di UBS. "Penurunan tersebut menunjukkan bahwa permintaan masih bertahan di AS, ketegangan perdagangan tidak seburuk yang ditakutkan sebagian orang."

Data industri menunjukkan persediaan minyak mentah AS turun sebesar 4,23 juta barel dalam minggu yang berakhir pada 20 Juni, kata sumber pasar, mengutip angka American Petroleum Institute pada hari Selasa. [API/S] Pedagang dan analis juga melihat beberapa dukungan dari ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve dapat segera memangkas suku bunga AS.

Suku bunga yang lebih rendah biasanya memacu pertumbuhan ekonomi dan permintaan minyak. Kesaksian pertama Ketua Fed Powell kepada Kongres (pada hari Selasa) telah mengisyaratkan sedikit peluang untuk memajukan pemotongan suku bunga pertama tahun 2025 ke bulan Juli...yang seharusnya menawarkan beberapa bentuk dasar harga minyak dari sisi permintaan," kata analis pasar senior OANDA, Kelvin Wong.

Serangkaian data ekonomi makro AS yang dirilis semalam termasuk data kepercayaan konsumen menunjukkan kemungkinan pertumbuhan ekonomi yang lebih lemah dari perkiraan di konsumen minyak terbesar di dunia, yang memperkuat ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed tahun ini.

... "Meskipun kekhawatiran mengenai pasokan Timur Tengah telah berkurang untuk saat ini, kekhawatiran tersebut belum sepenuhnya hilang, dan masih ada permintaan yang lebih kuat untuk pasokan segera," kata analis ING dalam catatan klien.

Harga minyak kemungkinan akan berkonsolidasi pada level sekitar $65-70 per barel karena para pedagang menantikan lebih banyak data ekonomi makro AS minggu ini dan keputusan suku bunga Fed, kata analis pasar independen Tina Teng.

Investor juga menunggu data pemerintah AS tentang persediaan minyak mentah dan bahan bakar domestik yang akan dirilis pada hari Rabu. [EIA/S] (zif)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS