Friday, 27 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga Minyak Anjlok Pasca AS Tunda Keputusan Keterlibatan Langsung dalam Konflik

 

Harga minyak anjlok pada hari Jumat (20/6), tetapi masih dalam jalur kenaikan mingguan ketiga berturut-turut, setelah Gedung Putih menunda keputusan keterlibatan AS dalam konflik Israel-Iran.

Harga minyak mentah Brent turun $1,89, atau 2,4%, menjadi $76,96 per barel pada pukul 10.00 GMT. Harga minyak mentah tersebut diperkirakan akan naik hampir 4% dalam seminggu.

Harga minyak mentah West Texas Intermediate AS untuk bulan Juli - yang tidak diselesaikan pada hari Kamis karena merupakan hari libur AS dan berakhir pada hari Jumat - naik 82 sen, atau 1,1% menjadi $75,96.

Kontrak Agustus yang lebih likuid naik sekitar 0,4%, atau 27 sen, menjadi $73,77.

Pada hari Kamis harga minyak melonjak hampir 3% setelah Israel mengebom target nuklir di Iran, sementara Iran - produsen terbesar ketiga OPEC - menembakkan rudal dan pesawat nirawak ke Israel. Tidak ada pihak yang menunjukkan tanda-tanda akan mundur dalam perang yang telah berlangsung selama seminggu.

Harga minyak mentah Brent memangkas kenaikan setelah Gedung Putih mengatakan Presiden Donald Trump akan memutuskan apakah AS akan terlibat dalam konflik Israel-Iran dalam dua minggu ke depan.

Iran sebelumnya mengancam akan menutup Selat Hormuz untuk lalu lintas sebagai balasan atas tekanan Barat. Penutupan selat tersebut dapat membatasi perdagangan dan memengaruhi harga minyak global.

Negara tersebut mempertahankan pasokan minyak mentah dengan memuat tanker satu per satu dan memindahkan penyimpanan minyak terapung lebih dekat ke China, dua perusahaan pelacakan kapal mengatakan kepada Reuters pada hari Kamis, karena negara tersebut berupaya mempertahankan sumber pendapatan utama saat diserang oleh Israel. (Arl)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS