Friday, 27 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga Minyak Naik Saat Konflik Israel-Iran Memasuki Hari Ketujuh

 

Harga minyak naik pada hari Kamis (19/6) setelah Israel dan Iran terus saling serang rudal semalam dan sikap Presiden AS Donald Trump terhadap konflik tersebut membuat investor gelisah.

Minyak mentah Brent berjangka naik 36 sen, atau 0,5%, menjadi $77,06 per barel pada pukul 09.13 GMT. Minyak mentah West Texas Intermediate AS untuk bulan Juli naik 54 sen, atau 0,7%, menjadi $75,68. Brent telah melonjak ke level tertinggi dalam hampir lima bulan di $78,50 pada tanggal 13 Juni, ketika Israel memulai serangannya.

Konflik memasuki hari ketujuh pada hari Kamis setelah Israel menyerang situs nuklir utama Iran dan rudal Iran menghantam rumah sakit Israel.

Masih ada "premi risiko yang sehat yang tertanam dalam harga karena para pedagang menunggu untuk melihat apakah tahap berikutnya dari konflik Israel-Iran adalah serangan AS atau perundingan damai", kata Tony Sycamore, analis di platform perdagangan IG.

Goldman Sachs mengatakan pada hari Rabu bahwa premi risiko geopolitik sekitar $10 per barel dapat dibenarkan, mengingat pasokan Iran yang lebih rendah dan risiko gangguan yang lebih luas yang dapat mendorong minyak mentah Brent di atas $90.

Presiden Trump mengatakan kepada wartawan pada hari Rabu bahwa ia belum memutuskan apakah AS akan bergabung dengan Israel dalam serangannya terhadap Iran.

Iran adalah produsen terbesar ketiga di antara anggota Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak, yang mengekstraksi sekitar 3,3 juta barel per hari (bpd) minyak mentah.

Sekitar 18 juta hingga 21 juta bpd minyak dan produk minyak bergerak melalui Selat Hormuz di sepanjang pantai selatan Iran dan ada kekhawatiran yang meluas bahwa pertempuran tersebut dapat mengganggu arus perdagangan.

Secara terpisah, Federal Reserve AS mempertahankan suku bunga tetap pada hari Rabu tetapi memperkirakan dua kali pemotongan pada akhir tahun. Suku bunga yang lebih rendah dapat merangsang ekonomi, membantu mendukung permintaan minyak.

Di sisi pasokan, persediaan minyak mentah AS turun tajam minggu lalu, mencatat penurunan terbesar dalam setahun, menurut Badan Informasi Energi pada hari Rabu. (Arl)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS