
Harga minyak mentah WTI naik 4,3% dan ditutup pada $74,8 per barel pada hari Selasa, karena meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran memicu kembali kekhawatiran pasokan.
Presiden AS Donald Trump menuntut "penyerahan tanpa syarat" Iran dan secara langsung mengancam Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, menyebutnya sebagai "target empuk" dalam serangkaian unggahan di media sosial.
Perolehan tersebut membalikkan kerugian hari Senin, yang didorong oleh harapan gencatan senjata antara Iran dan Israel. Meskipun terjadi eskalasi terbaru, pasar minyak tetap relatif stabil, didukung oleh pasokan global yang kuat, termasuk peningkatan produksi OPEC+ dan rekor produksi AS tertinggi. Analis mencatat bahwa meskipun Israel telah menargetkan lokasi energi Iran, Israel telah menghindari gangguan terhadap infrastruktur ekspor minyak, sehingga meredakan kekhawatiran langsung akan guncangan pasokan global.
Namun, setiap upaya Iran untuk memblokir Selat Hormuz, titik kemacetan utama untuk pengiriman minyak global, dapat menyebabkan harga melonjak melampaui $100, menurut Goldman Sachs.(Cay)
Sumber: Trading Economi
Harga minyak bergerak terbatas pada Kamis (8/1) setelah dua sesi tertekan, ketika pasar mencerna langkah AS yang makin agresif untuk mengatur arus minyak Venezuela - termasuk rencana mengelola penjual...
Harga minyak bergerak naik tipis ketika pasar mencerna langkah terbaru Amerika Serikat terkait Venezuela. WTI bertahan di area US$56/barel setelah sebelumnya sempat turun tajam, sementara Brent masih ...
Harga minyak mentah Brent merosot dalam perdagangan yang bergejolak pada hari Rabu setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Venezuela akan memasok puluhan juta barel minyak ke Washington. Harga mi...
Harga minyak kembali melemah pada Rabu(7/1) setelah pasar mencerna pernyataan Presiden AS Donald Trump soal kesepakatan impor minyak mentah Venezuela ke Amerika Serikat. Sentimen utamanya: pasokan ber...
Harga minyak dunia kembali turun tajam setelah para pedagang mulai mempertimbangkan kemungkinan berakhirnya perang Rusia‘Ukraina. Minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan mendekati ...
Harga emas kembali menguat pada perdagangan terbaru setelah sempat tertekan, didorong oleh melemahnya dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi pemerintah AS. Investor kembali memburu emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian arah...
Perak bergerak di sekitar $77.430, geraknya cenderung menunggu pemicu dari dolar AS & hasil. Kalau dolar menguat, perak biasanya ketahan; kalau dolar melemah, perak lebih mudah lagi naik.Fundamentalnya masih ditopang safe haven (ketidakpastian...
Saham Hong Kong sedikit berubah pada perdagangan Jumat pagi, berfluktuasi di sekitar 26.165 setelah dua sesi penurunan, karena pelemahan di sektor properti dan keuangan diimbangi oleh kenaikan di saham teknologi dan konsumen. Para pedagang menilai...
Greenland bukan hanya soal lokasi strategis, tapi juga gudang mineral penting dunia. Pulau ini menyimpan cadangan besar rare earth elements (REE)...
Putusan Mahkamah Agung yang akan datang mengenai legalitas tarif besar-besaran yang diluncurkan Presiden Donald Trump pada bulan April, yang sempat...
Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di...
Isu geopolitik kembali memanas setelah muncul pernyataan dan sinyal politik dari Amerika Serikat yang memicu spekulasi mengenai kemungkinan langkah...