
Harga minyak tetap stabil pada hari Rabu(4/6) di tengah ketegangan perdagangan global dan karena peningkatan produksi OPEC+ yang sedang berlangsung diimbangi oleh dampak kebakaran hutan terhadap pasokan Kanada.
Harga minyak mentah Brent naik tipis 6 sen, atau 0,1%, menjadi $65,69 per barel pada pukul 12.03 GMT. Harga minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 8 sen, juga sekitar 0,1%, menjadi $63,49.
Rencana produsen OPEC+ untuk kembali meningkatkan produksi sebesar 411.000 barel per hari (bph) pada bulan Juli membebani pasar, kata Janiv Shah, wakil presiden analisis pasar komoditas minyak di Rystad Energy.
Namun ada beberapa dukungan karena kebakaran hutan mengurangi produksi Kanada sekitar 344.000 bph, menurut perhitungan Reuters. Kedua acuan harga minyak naik sekitar 2% pada hari Selasa ke level tertinggi dalam dua minggu, didorong oleh kekhawatiran tentang gangguan pasokan dan ekspektasi bahwa anggota OPEC Iran akan menolak proposal kesepakatan nuklir AS yang menjadi kunci untuk mengurangi sanksi terhadapnya.
Sementara itu, Rusia membukukan penurunan 35% dalam pendapatan minyak dan gas bulan Mei pada hari Rabu, yang dapat membuat Moskow lebih tahan terhadap kenaikan produksi OPEC+ lebih lanjut karena langkah-langkah tersebut membebani harga minyak mentah. Arab Saudi dan Rusia akhir pekan lalu mencapai kompromi mengenai rencana peningkatan produksi bulan Juli karena Riyadh mendorong lebih banyak produksi dan Moskow meminta jeda, empat sumber OPEC+ yang mengetahui pembicaraan tersebut mengatakan kepada Reuters.
Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Tiongkok Xi Jinping kemungkinan akan berbicara minggu ini, beberapa hari setelah Trump menuduh Tiongkok melanggar kesepakatan untuk mencabut tarif dan pembatasan perdagangan.
Pada hari Selasa, Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) memangkas perkiraan pertumbuhan globalnya karena dampak dari perang dagang Trump berdampak lebih besar pada ekonomi AS, yang pada gilirannya akan berdampak pada permintaan minyak.
"Secara keseluruhan, kami melihat potensi kenaikan terbatas di tengah kekhawatiran berkelanjutan tentang kelebihan pasokan dan melemahnya pertumbuhan permintaan," kata analis Ole Hansen di Saxo Bank dalam sebuah catatan.
Pasar mengamati data stok Badan Informasi Energi AS di kemudian hari. Sebuah jajak pendapat oleh Reuters memperkirakan bahwa persediaan minyak mentah turun sekitar 1 juta barel dalam seminggu hingga 30 Mei, dengan sulingan dan bensin menunjukkan peningkatan masing-masing sebesar 1 juta barel dan 600.000 barel per hari.
Data API dari Selasa menunjukkan persediaan minyak mentah turun sebesar 3,3 juta barel untuk minggu yang sama, sementara persediaan bahan bakar meningkat, kata sumber kepada Reuters. (zif)
Sumber: Reuters
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...
Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...
Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...
Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...
Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...