Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga minyak terus naik karena ketegangan Iran, Rusia-Ukraina yang menghambat prospek pasokan
Tuesday, 3 June 2025 09:48 WIB | OIL |brent oil

Harga minyak naik dalam perdagangan Asia pada hari Selasa, melanjutkan kenaikan tajam dari sesi sebelumnya karena ketidakpastian atas kesepakatan nuklir AS-Iran dan memburuknya ketegangan antara Ukraina dan Rusia menandakan potensi gangguan pasokan yang lebih besar.

Harga minyak naik setelah kebakaran hutan baru-baru ini di provinsi penghasil minyak Kanada, Alberta, yang diperkirakan akan memengaruhi produksi. Pasar juga gembira dengan Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya (OPEC+) yang setuju untuk meningkatkan produksi sesuai dengan ekspektasi pasar.

Serangan pesawat nirawak yang mematikan oleh Ukraina terhadap Rusia juga meningkatkan kekhawatiran atas gangguan geopolitik yang lebih besar terhadap pasokan minyak, seperti halnya laporan bahwa AS sedang mempertimbangkan sanksi yang lebih ketat terhadap industri minyak Rusia. Harga minyak mentah Brent naik 0,8% menjadi $65,17 per barel, sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate naik 0,9% menjadi $62,04 per barel pada pukul 21:19 ET (01:19 GMT).

Kesepakatan nuklir Iran dipertanyakan, Trump mengatakan tidak ada pengayaan uranium
Pembicaraan Iran-AS yang sedang berlangsung memberikan sinyal beragam tentang apakah konsensus akan tercapai. Seorang pejabat senior Iran mengatakan pada hari Senin bahwa Teheran sedang bersiap untuk menolak proposal AS.

Laporan mengatakan bahwa AS sedang bersiap untuk mengizinkan Iran memperkaya sebagian uranium. Namun, Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Senin bahwa ia tidak akan mengizinkan negara itu memperkaya uranium apa pun, yang dapat menjadi titik pertikaian utama bagi Teheran.

Kesepakatan nuklir diharapkan dapat membebaskan ekspor minyak Iran, yang saat ini dikenai sanksi ketat AS. Tidak adanya kesepakatan akan membuat pembatasan ini tetap berlaku, sehingga membatasi pasokan minyak global.(cay)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS