Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga minyak stabil menjelang pertemuan penting OPEC+
Tuesday, 27 May 2025 09:58 WIB | OIL |brent oil

Harga minyak sedikit berubah dalam perdagangan Asia pada hari Selasa, karena investor tetap menunggu menjelang pertemuan OPEC+ yang diawasi ketat yang dapat memberikan sinyal penting tentang tingkat pasokan di masa mendatang.

Aktivitas pasar tetap tenang, sebagian karena hari libur umum hari Senin di AS dan Inggris.

Pada pukul 20:58 ET (00:58 GMT), Minyak Berjangka Brent yang berakhir pada bulan Juli naik tipis 0,1% menjadi $64,77 per barel, sementara minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) tidak berubah pada $61,53 per barel.

Minyak didukung karena Presiden AS Donald Trump pada hari Senin memperpanjang batas waktu untuk tarif timbal balik yang diusulkannya terhadap Uni Eropa. Dia akan menunda pemberlakuan tarif 50% pada impor UE, memindahkannya dari 1 Juni ke 9 Juli.

Pasar menunggu pertemuan OPEC+; tanggal dilaporkan dipindah ke 31 Mei
Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya, yang secara kolektif dikenal sebagai OPEC+, sedang mempertimbangkan kemungkinan peningkatan produksi lagi pada pertemuan mendatang mereka, Bloomberg News melaporkan minggu lalu.

Delapan negara OPEC+, yang telah menjanjikan pemangkasan produksi minyak sukarela tambahan, sekarang akan bertemu pada 31 Mei, sehari lebih awal dari yang direncanakan sebelumnya, Reuters melaporkan pada hari Senin, mengutip tiga sumber OPEC+.

Menurut laporan, satu opsi yang dipertimbangkan adalah peningkatan pasokan sebesar 411.000 barel per hari pada bulan Juli, meskipun belum ada keputusan akhir yang dibuat.

OPEC+ telah dalam proses mengakhiri pemangkasan produksi, dengan penambahan ke pasar pada bulan Mei dan Juni.

"Kami berasumsi dalam neraca kami bahwa kelompok tersebut akan setuju untuk meningkatkan produksi sebesar 411 ribu barel per hari pada bulan Juli. Ini akan menjaga pasar tetap terpasok dengan baik selama paruh kedua tahun ini," kata analis ING dalam catatan baru-baru ini.

Trump pertimbangkan sanksi baru terhadap Rusia
Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Senin bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin telah "benar-benar GILA" setelah serangan udara besar-besaran terhadap Ukraina.

"Saya selalu mengatakan bahwa dia menginginkan SELURUH Ukraina, bukan hanya sebagian saja, dan mungkin itu terbukti benar, tetapi jika dia melakukannya, itu akan menyebabkan jatuhnya Rusia! Begitu pula, Presiden Zelenskyy tidak membantu Negaranya dengan berbicara seperti itu," kata Trump dalam sebuah unggahan media sosial.

Sehari sebelumnya, Trump menyuarakan rasa frustrasi yang semakin meningkat terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin, dengan mengatakan bahwa dia "benar-benar" mempertimbangkan sanksi baru terhadap Rusia.

Sanksi baru dapat membahayakan aliran energi Rusia dan memengaruhi pasokan minyak global.(Cay)

Sumber: Trading Economi

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS