Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Minyak bersiap untuk kenaikan mingguan karena optimisme menjelang pembicaraan perdagangan AS-Tiongkok
Saturday, 10 May 2025 00:15 WIB | OIL |brent oil

Harga minyak naik sekitar 1% pada hari Jumat dan bersiap untuk kenaikan mingguan pertama sejak pertengahan April karena kesepakatan perdagangan AS dengan Inggris membuat investor optimis menjelang pembicaraan antara pejabat tinggi dari Washington dan Beijing.

Minyak mentah Brent naik 61 sen, atau 1%, menjadi $63,45 per barel pada pukul 12:29 siang ET (1629 GMT). Minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 57 sen, atau sekitar 1%, pada $60,48.

Dari minggu ke minggu, kedua patokan tersebut berada di jalur untuk naik sekitar 4%.

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Jumat bahwa Tiongkok harus membuka pasarnya bagi Amerika Serikat dan bahwa tarif 80% untuk barang-barang Tiongkok "tampaknya tepat", sehari setelah ia mengumumkan kesepakatan yang menurunkan tarif untuk ekspor mobil dan baja Inggris, di antara perjanjian lain dengan Inggris.

"Pasar energi - meskipun sebelumnya lesu - akhirnya mulai menghilangkan sebagian pesimisme dan menangkap optimisme pasar yang lebih luas yang muncul kembali seiring dimulainya kemajuan hubungan perdagangan," kata Alex Hodes, analis minyak di perusahaan pialang StoneX.

Perjanjian Inggris dan komentar Trump tentang Tiongkok telah meningkatkan harapan bahwa kesepakatan serupa dapat dicapai antara Washington dan Beijing, dengan Menteri Keuangan AS Scott Bessent yang akan bertemu dengan pejabat ekonomi utama Tiongkok, Wakil Perdana Menteri He Lifeng, di Swiss pada 10 Mei.

Tarif AS saat ini untuk impor Tiongkok mencapai 145%.

"Meskipun sangat tinggi, Anda tidak dapat mengabaikan perhitungannya ... 80% jauh lebih rendah dari 145%," tulis Hodes kepada klien.

Ekspor Tiongkok meningkat lebih cepat dari yang diharapkan pada bulan April sementara impor mengalami penurunan, data bea cukai menunjukkan pada hari Jumat, memberikan sedikit kelegaan bagi Beijing menjelang perundingan. [TRADE/CN]

Meningkatnya permusuhan di Timur Tengah juga mendorong harga minyak minggu ini, kata Nikos Tzabouras, analis pasar senior di platform perdagangan Tradu.

Militer Israel mengatakan pada hari Jumat bahwa mereka telah mencegat rudal yang diluncurkan dari Yaman menuju wilayahnya, beberapa hari setelah Oman memediasi gencatan senjata antara AS dan Houthi Yaman, yang mengaku bertanggung jawab atas serangan hari Jumat.

Pada hari Kamis, AS menjatuhkan sanksi pada kilang minyak independen ketiga Tiongkok karena membeli minyak mentah Iran, menjelang putaran keempat perundingan nuklir di Oman ini
Yang menjaga batas atas kenaikan harga minyak minggu ini adalah rencana peningkatan produksi minyak oleh Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya, yang dikenal secara kolektif sebagai OPEC+.

Namun, survei Reuters menemukan bahwa produksi minyak OPEC sedikit lebih rendah pada bulan April karena penurunan produksi di Libya, Venezuela, dan Irak lebih besar daripada peningkatan produksi yang dijadwalkan.(Cay)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS