Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Minyak Brent dan WTI Terus Naik
Friday, 2 May 2025 08:48 WIB | OIL |Minyak WTIbrent oil

Harga minyak mentah Brent terus naik hingga mencapai sekitar $62,5 per barel pada hari Jumat, menyusul ancaman sanksi sekunder dari Presiden Trump terhadap negara-negara yang membeli minyak Iran. AS telah memberlakukan pembatasan pada beberapa kilang minyak Tiongkok karena membeli minyak mentah Iran, serta pada sejumlah perusahaan dan kapal yang terlibat dalam pengangkutannya. Sentimen positif ini semakin bertambah dengan Tiongkok mengisyaratkan keinginan untuk melanjutkan perundingan dagang dengan AS, yang meningkatkan harapan akan meredanya ketegangan antara dua konsumen minyak terbesar di dunia tersebut. Namun, minyak masih berada di jalur penurunan mingguan lebih dari 5%, tertekan oleh risiko yang masih ada dari perkembangan perdagangan, kekhawatiran permintaan setelah data PDB AS menunjukkan kontraksi, dan kemerosotan pabrik terburuk di Tiongkok dalam lebih dari dua tahun. Ekspektasi peningkatan pasokan dari OPEC+ juga membebani harga, dengan Arab Saudi mengindikasikan dapat menoleransi harga yang lebih rendah dan dapat mendorong produksi yang lebih tinggi pada pertemuan bulan Mei mendatang.

Minyak mentah WTI berjangka memperpanjang kenaikannya baru-baru ini menjadi sekitar $59,5 per barel pada hari Jumat, menyusul ancaman Presiden Trump akan sanksi sekunder terhadap negara-negara yang membeli minyak Iran. AS telah memberlakukan pembatasan pada beberapa kilang minyak Tiongkok untuk membeli minyak mentah Iran, serta pada banyak perusahaan dan kapal yang terlibat dalam pengangkutannya. Menambah sentimen positif, Tiongkok mengisyaratkan kesediaan untuk melanjutkan pembicaraan perdagangan dengan AS, meningkatkan harapan untuk de-eskalasi ketegangan antara dua konsumen minyak terbesar dunia. Namun, minyak tetap berada di jalur untuk kerugian mingguan lebih dari 5%, tertekan oleh risiko yang tersisa dari perkembangan perdagangan, kekhawatiran permintaan setelah data PDB AS menunjukkan kontraksi, dan kemerosotan pabrik terburuk di Tiongkok dalam lebih dari dua tahun. Ekspektasi peningkatan pasokan dari OPEC+ juga membebani harga, dengan Arab Saudi mengindikasikan dapat menoleransi harga yang lebih rendah dan dapat mendorong produksi yang lebih tinggi pada pertemuan Mei mendatang.(cay)

Sumber: trading Economi

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS