Friday, 27 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Minyak Catat Penurunan Mingguan Karena Kekhawatiran Tarif Dan Meningkatnya Pasokan
Saturday, 26 April 2025 03:09 WIB | OIL |brent oilMinyak Brent

Harga minyak naik tipis pada hari Jumat (25/4) tetapi mencatat penurunan mingguan, di bawah tekanan dari ekspektasi pasar akan kelebihan pasokan dan ketidakpastian seputar pembicaraan tarif antara AS dan China.

Harga minyak mentah Brent ditutup 32 sen lebih tinggi pada $66,87 per barel, sehingga kerugian menjadi 1,6% selama seminggu. Minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 23 sen menjadi $63,02 per barel, menandai penurunan mingguan sebesar 2,6%.

China mengecualikan beberapa impor AS dari tarifnya yang tinggi sebagai tanda pada hari Jumat bahwa perang dagang antara dua ekonomi teratas dunia dapat mereda, meskipun Beijing dengan cepat menepis pernyataan Presiden AS Donald Trump bahwa negosiasi sedang berlangsung.

"Para pedagang sekarang melihat kenaikan (harga minyak mentah) lebih lanjut tidak mungkin terjadi dalam jangka pendek karena perang dagang yang berkelanjutan di antara konsumen global teratas dan spekulasi bahwa OPEC+ dapat mempercepat kenaikan produksi mulai Juni," kata analis Saxo Bank Ole Hansen.

Harga minyak turun awal bulan ini ke level terendah dalam empat tahun setelah tarif memicu kekhawatiran investor tentang permintaan global dan aksi jual di pasar keuangan.

Meskipun risikonya adalah ekonomi yang lebih lemah akan mengikis permintaan, pasokan bisa membengkak.

Beberapa anggota OPEC+ telah menyarankan kelompok tersebut mempercepat peningkatan produksi minyak untuk bulan kedua pada bulan Juni, Reuters melaporkan awal minggu ini.

Berakhirnya perang di Ukraina juga berpotensi menambah pasokan jika memungkinkan lebih banyak minyak Rusia mencapai pasar global.

Pertemuan tiga jam pada hari Jumat antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan utusan Trump Steve Witkoff bersifat konstruktif dan mempersempit perbedaan dalam hal mengakhiri perang di Ukraina, kata ajudan Kremlin Yuri Ushakov.

Sebagai indikasi pasokan di masa mendatang, jumlah rig pengeboran yang diarahkan untuk minyak naik 2 menjadi 483 dalam seminggu hingga 25 April, data dari perusahaan jasa minyak Baker Hughes menunjukkan pada hari Jumat.(Newsmaker23)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS