Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Minyak mengalami penurunan mingguan; rencana kenaikan produksi OPEC+
Friday, 25 April 2025 19:38 WIB | OIL |Oil,

Harga minyak turun pada hari Jumat(25/4), menuju penurunan mingguan yang tajam karena ekspektasi peningkatan pasokan OPEC+ dan ketidakpastian yang masih ada atas pembicaraan tarif AS-Tiongkok membebani sentimen.

Pada pukul 08:10 ET (12:10 GMT), Minyak Berjangka Brent yang berakhir pada bulan Juni turun 1,2% menjadi $65,70 per barel, sementara minyak mentah berjangka West Texas Intermediate WTI turun 1,2% menjadi $62,06 per barel.

Kedua kontrak tersebut diperkirakan turun lebih dari 3% minggu ini, setelah turun lebih dari 10% pada bulan April.

Potensi kenaikan produksi OPEC+ membebani

Beberapa negara OPEC+ berupaya untuk mempercepat kenaikan produksi minyak pada bulan Juni, memperpanjang peningkatan yang mengejutkan pada bulan Mei, karena perselisihan internal atas kepatuhan kuota semakin dalam, Reuters melaporkan pada hari Rabu. Kenaikan yang diusulkan”yang berpotensi menyamai kenaikan 411.000 barel per hari pada bulan Mei”muncul saat harga minyak mendekati level terendah dalam empat tahun di tengah perang dagang AS-Tiongkok dan kekhawatiran kelebihan pasokan.

"Ini terjadi setelah Kazakhstan mengatakan bahwa mereka tidak dapat menurunkan produksi minyak dan berencana untuk memprioritaskan kepentingan domestik di atas kewajiban OPEC+. Kazakhstan telah memompa jauh di atas target produksinya menyusul proyek perluasan di ladang Tengiz," kata analis di ING, dalam sebuah catatan.

"Ketidaksepakatan lebih lanjut antara anggota OPEC+ merupakan risiko penurunan yang jelas, karena dapat menyebabkan perang harga."

Trump masih mengincar tarif tinggi - Time

Yang juga menjadi pertimbangan pada hari Jumat adalah publikasi wawancara dengan Presiden AS Donald Trump di majalah Time, di mana presiden mengatakan bahwa ia akan menganggapnya sebagai "kemenangan total" jika AS memiliki tarif tinggi sebesar 20% hingga 50% terhadap negara-negara asing setahun dari sekarang.

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS