Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga Minyak Anjlok Karena Tanda-Tanda Kemajuan Dalam Perundingan AS-Iran, Kekhawatiran Permintaan
Tuesday, 22 April 2025 03:14 WIB | OIL |Minyak WTIbrent oil

Harga minyak anjlok lebih dari 2% pada hari Senin (21/4) karena tanda-tanda kemajuan dalam perundingan antara AS dan Iran, sementara investor tetap khawatir tentang hambatan ekonomi dari tarif yang dapat mengekang permintaan bahan bakar.

Harga minyak mentah Brent turun $1,70, atau 2,5%, pada $66,26 per barel, setelah ditutup naik 3,2% pada hari Kamis. Hari Kamis adalah hari penyelesaian terakhir minggu lalu karena hari libur Jumat Agung.

Harga minyak mentah West Texas Intermediate AS turun $1,60, atau 2,5%, menjadi $63,08 per barel, setelah ditutup naik 3,54% pada sesi sebelumnya.

"Perundingan AS-Iran tampak relatif positif, yang memungkinkan orang untuk mulai berpikir tentang kemungkinan solusi," kata Harry Tchilinguirian, kepala kelompok penelitian di Onyx Capital Group.

"Implikasi langsungnya adalah minyak mentah Iran tidak akan hilang dari pasaran."

Likuiditas pasar juga lebih rendah karena liburan Paskah, yang dapat memperburuk pergerakan harga, imbuhnya.

Dalam pembicaraan tersebut, AS dan Iran sepakat untuk mulai menyusun kerangka kerja untuk kesepakatan nuklir potensial, kata menteri luar negeri Iran, setelah diskusi yang digambarkan oleh seorang pejabat AS sebagai menghasilkan "kemajuan yang sangat baik."

Kemajuan tersebut menyusul sanksi lebih lanjut oleh AS minggu lalu terhadap kilang minyak independen China yang diduga memproses minyak mentah Iran, meningkatkan tekanan pada Teheran.

Pasar juga mengalami tekanan pada hari Senin setelah Presiden AS Donald Trump mengulangi kritik tentang Federal Reserve. Ekonomi AS dapat melambat kecuali suku bunga segera diturunkan, kata Trump pada hari Senin.

Harga emas naik ke rekor lainnya, dengan kegelisahan melanda pasar energi karena kekhawatiran tentang permintaan, menurut para analis.

Indeks utama Wall Street masing-masing turun lebih dari 1%. [.N]

"Perasaan risk-off di pasar karena saham mendorong kita turun hari ini," kata Phil Flynn, analis senior di Price Futures Group.

Sementara itu, OPEC+, kelompok produsen utama termasuk Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutu seperti Rusia, masih diharapkan untuk meningkatkan produksi sebesar 411.000 barel per hari mulai bulan Mei.

Namun, sebagian dari peningkatan itu mungkin diimbangi oleh pemotongan dari negara-negara yang telah melampaui kuota mereka.

Sebuah jajak pendapat Reuters pada tanggal 17 April menunjukkan investor percaya kebijakan tarif akan memicu perlambatan signifikan dalam ekonomi AS tahun ini dan tahun depan, dengan kemungkinan rata-rata resesi dalam 12 bulan ke depan mendekati 50%. AS adalah konsumen minyak terbesar di dunia.

Investor sedang mengamati beberapa rilis data AS minggu ini, termasuk PMI manufaktur dan jasa April, untuk mengetahui arah ekonomi.(Newsmaker23)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS