Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Minyak Anjlok Setelah IEA Memangkas Prospek Permintaan
Tuesday, 15 April 2025 17:55 WIB | OIL |Oil,

Harga minyak turun tipis pada hari Selasa(15/4) setelah Badan Energi Internasional mengikuti OPEC dalam memangkas perkiraan permintaan minyaknya, meskipun penurunan harga dibatasi oleh saran Presiden AS Donald Trump tentang beberapa pengecualian tarif baru.

Harga minyak mentah Brent turun 50 sen, atau 0,8%, menjadi $64,38 per barel pada pukul 10.05 GMT. Minyak mentah West Texas Intermediate AS juga turun 50 sen, atau 0,8%, menjadi $61,03 per barel.

Kebijakan perdagangan AS yang bimbang telah menciptakan ketidakpastian bagi pasar minyak global dan mendorong OPEC pada hari Senin untuk menurunkan prospek permintaannya.

IEA juga memangkas perkiraannya pada hari Selasa untuk pertumbuhan permintaan minyak global menjadi 730.000 barel per hari (bph) tahun ini dari 1,03 juta bph - dan menjadi 690.000 bph tahun depan, dengan alasan meningkatnya ketegangan perdagangan. Sementara itu, bank Swiss UBS memangkas perkiraan harga minyak mentah Brent sebesar $12 per barel menjadi $68 per barel pada hari Selasa.

"Jika perang dagang semakin memanas, skenario risiko penurunan kami ” yaitu resesi AS yang lebih dalam dan pendaratan keras di Tiongkok ” dapat menyebabkan minyak mentah Brent diperdagangkan pada harga $40-60/bbl selama beberapa bulan mendatang," kata analis UBS Giovanni Staunovo.

BNP Paribas (OTC:BNPQY) menurunkan ekspektasi harga rata-rata untuk tahun ini dan tahun depan menjadi $58 per barel dari $65.

Dalam komentar yang membantu mendukung harga, Menteri Energi AS Chris Wright mengatakan pada hari Jumat bahwa Amerika Serikat dapat menghentikan ekspor minyak Iran sebagai bagian dari rencana Trump untuk menekan Teheran atas program nuklirnya. (Newsmaker23)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS