Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
WTI kembali naik mendekati pertengahan $61,00-an
Tuesday, 8 April 2025 10:53 WIB | OIL |Minyak WTI

Harga Minyak Mentah AS jenis West Texas Intermediate (WTI) menarik beberapa pembeli pada hari Selasa setelah fluktuasi harga yang tidak stabil akibat tarif AS pada hari sebelumnya dan saat ini diperdagangkan tepat di bawah pertengahan $61,00-an, naik lebih dari 1% untuk hari itu.

Dolar AS (USD) menarik penjual baru dan menghentikan pemulihan dua hari dari level terendah multi-bulan di tengah taruhan bahwa perlambatan ekonomi AS yang didorong oleh tarif dapat memaksa Federal Reserve (Fed) untuk segera melanjutkan siklus pemotongan suku bunganya. Hal ini, pada gilirannya, terlihat menguntungkan komoditas berdenominasi USD dan memberikan sedikit dukungan pada harga Minyak Mentah. Selain itu, kenaikan tersebut dapat dikaitkan dengan pemulihan teknis, terutama setelah kemerosotan baru-baru ini ke level terendah sejak awal 2021 yang dicapai pada hari Senin.

Namun, pemulihan yang berarti masih tampak sulit dipahami di tengah meningkatnya kekhawatiran bahwa tarif timbal balik Presiden AS Donald Trump akan memicu perang dagang global dan melemahkan permintaan bahan bakar. Selain itu, keputusan mengejutkan oleh delapan anggota OPEC+, untuk mempercepat peningkatan produksi yang direncanakan dan mengembalikan 411.000 barel per hari ke pasar pada bulan Mei memicu kekhawatiran kelebihan pasokan. Ini mungkin menjadi faktor lain yang seharusnya berkontribusi untuk membatasi kenaikan harga Minyak Mentah.
Ke depannya, fokus pasar sekarang beralih ke rilis risalah rapat FOMC pada hari Rabu.
Ini akan diikuti oleh Indeks Harga Konsumen (IHK) AS dan Indeks Harga Produsen (PPI) masing-masing pada hari Kamis dan Jumat. Selain itu, perkembangan terkait perdagangan akan memainkan peran penting dalam memengaruhi dinamika harga USD dan memberikan beberapa dorongan pada harga Minyak Mentah.(Cay)

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS