Tuesday, 27 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Minyak Bertahan Mendekati Level Tertinggi Satu Bulan, Bersiap Untuk Kenaikan Minggu Ketiga
Friday, 28 March 2025 12:24 WIB | OIL |Minyak WTIbrent oilOil,

Harga minyak sedikit menurun tetapi bertahan mendekati level tertinggi satu bulan pada hari Jumat (28/3) saat menuju kenaikan mingguan ketiga karena prospek pasokan global yang semakin ketat setelah AS memberlakukan tarif terhadap negara-negara yang membeli minyak dari Venezuela dan membatasi perdagangan minyak Iran.

Harga minyak mentah Brent turun 14 sen, atau 0,2%, menjadi $73,89 per barel. Harga minyak mentah West Texas Intermediate AS turun 12 sen, atau 0,2%, menjadi $69,80 per barel pada pukul 04.31 GMT.

Pergerakan tersebut kecil dibandingkan dengan kenaikan lebih dari 2% untuk kedua kontrak sejauh minggu ini. Harga minyak naik lebih dari 7% sejak mencapai level terendah multi-bulan pada awal Maret.

Pendorong utama kenaikan harga adalah perubahan lanskap sanksi minyak global, tulis analis BMI dalam komentar pasar. Presiden AS Donald Trump pada hari Senin mengumumkan tarif baru sebesar 25% untuk calon pembeli minyak mentah Venezuela, beberapa hari setelah sanksi AS yang menargetkan impor China dari Iran.

Perintah tersebut menambah ketidakpastian baru bagi pembeli dan menyebabkan perdagangan minyak Venezuela ke pembeli utama China terhenti. Di tempat lain, sumber mengatakan Reliance Industries (RELI.NS) India, operator kompleks penyulingan minyak terbesar di dunia, akan menghentikan impor minyak Venezuela. "Potensi hilangnya ekspor minyak mentah Venezuela ke pasar karena tarif sekunder dan kemungkinan tarif yang sama dikenakan pada barel minyak Iran telah menyebabkan ketatnya pasokan minyak mentah," kata June Goh, analis minyak senior di Sparta Commodities. Minyak juga didukung oleh tanda-tanda permintaan yang lebih baik di AS, konsumen minyak terbesar dunia, karena stok minyak mentah negara itu turun lebih dari yang diantisipasi. Data dari Badan Informasi Energi menunjukkan persediaan minyak mentah AS turun 3,3 juta barel menjadi 433,6 juta barel pada minggu yang berakhir pada 21 Maret, dibandingkan dengan ekspektasi analis dalam jajak pendapat Reuters untuk penarikan 956.000 barel.

Dinamika global yang lebih luas untuk perdagangan minyak, bagaimanapun, menunjukkan periode ketidakpastian yang meningkat, karena tarif AS terhadap negara-negara mitra dagang menimbulkan kekhawatiran akan penurunan ekonomi yang tajam yang akan berdampak pada permintaan minyak.

Akibatnya, analis tidak memperkirakan kenaikan tajam harga minyak akan berkelanjutan dalam lingkungan saat ini.

"Meskipun pasar menderita di bawah ketidakpastian yang ekstrem, kami mempertahankan perkiraan kami untuk minyak mentah Brent rata-rata $76 per barel pada tahun 2025, turun dari $80 per barel pada tahun 2024," tulis analis BMI.(Newsmaker23)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS
Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif...
Thursday, 22 January 2026 14:39 WIB

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan i...

Gangguan Pasokan dan Tarif AS Angkat Harga Minyak...
Wednesday, 21 January 2026 08:49 WIB

Harga minyak menguat pada Selasa (20/1), didukung oleh kombinasi gangguan pasokan dari Kazakhstan, proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang lebih baik, serta pelemahan dolar AS yang membuat pembelian ...

Venezuela Ditekan AS, Harga Minyak Dunia Berfluktuasi...
Thursday, 8 January 2026 16:37 WIB

Harga minyak bergerak terbatas pada Kamis (8/1) setelah dua sesi tertekan, ketika pasar mencerna langkah AS yang makin agresif untuk mengatur arus minyak Venezuela - termasuk rencana mengelola penjual...

AS Mau Pegang Keran Minyak Venezuela?...
Thursday, 8 January 2026 07:11 WIB

Harga minyak bergerak naik tipis ketika pasar mencerna langkah terbaru Amerika Serikat terkait Venezuela. WTI bertahan di area US$56/barel setelah sebelumnya sempat turun tajam, sementara Brent masih ...

Harga Brent Anjlok di Tengah Komentar Trump tentang Kesepakatan Ekspor Minyak AS-Venezuela...
Thursday, 8 January 2026 04:38 WIB

Harga minyak mentah Brent merosot dalam perdagangan yang bergejolak pada hari Rabu setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Venezuela akan memasok puluhan juta barel minyak ke Washington. Harga mi...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS