Monday, 26 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Minyak Melambung Karena Kesepakatan Gencatan Senjata Ukraina Masih Sulit Dicapai
Friday, 14 March 2025 11:53 WIB | OIL |brent oilOil,

Harga minyak melambung pada hari Jumat(14/03) untuk memulihkan sebagian dari penurunan lebih dari 1% pada sesi sebelumnya, sebagian karena berkurangnya prospek berakhirnya perang Ukraina dengan cepat yang dapat mengembalikan lebih banyak pasokan energi Rusia.

Harga minyak mentah Brent naik 46 sen, atau 0,7%, menjadi $70,34 per barel pada pukul 04.06 GMT setelah ditutup 1,5% lebih rendah pada sesi sebelumnya. Harga minyak mentah West Texas Intermediate AS berada pada $67,03 per barel, naik 48 sen, atau 0,7%, setelah ditutup turun 1,7% pada hari Kamis.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan pada hari Kamis bahwa Moskow mendukung usulan AS untuk gencatan senjata di Ukraina pada prinsipnya, tetapi meminta sejumlah klarifikasi dan persyaratan yang tampaknya mengesampingkan berakhirnya pertempuran dengan cepat.

"Dukungan Rusia yang suam-suam kuku terhadap usulan gencatan senjata selama 30 hari dengan Ukraina telah mengurangi keyakinan terhadap gencatan senjata dalam jangka pendek," kata analis pasar IG Tony Sycamore.

"Perasaan yang ada adalah bahwa AS tidak akan mencabut sanksi sampai mereka menyetujui gencatan senjata."

Namun, perang dagang global yang telah mengguncang pasar keuangan dan meningkatkan kekhawatiran akan resesi semakin memanas dengan Presiden AS Donald Trump pada hari Kamis mengancam akan mengenakan tarif sebesar 200% pada impor anggur, cognac, dan alkohol lainnya dari Eropa.

Badan Energi Internasional memperingatkan pada hari Kamis bahwa pasokan minyak global dapat melebihi permintaan sekitar 600.000 barel per hari tahun ini, karena pertumbuhan yang dipimpin oleh Amerika Serikat dan permintaan global yang lebih lemah dari yang diharapkan.

"Kondisi ekonomi makro yang mendukung proyeksi permintaan minyak kami memburuk selama bulan lalu karena meningkatnya ketegangan perdagangan antara AS dan beberapa negara lain," kata IEA, yang mendorongnya untuk merevisi turun estimasi pertumbuhan permintaannya untuk kuartal keempat tahun 2024 dan kuartal pertama tahun 2025. (Newsmaker23)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif...
Thursday, 22 January 2026 14:39 WIB

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan i...

Gangguan Pasokan dan Tarif AS Angkat Harga Minyak...
Wednesday, 21 January 2026 08:49 WIB

Harga minyak menguat pada Selasa (20/1), didukung oleh kombinasi gangguan pasokan dari Kazakhstan, proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang lebih baik, serta pelemahan dolar AS yang membuat pembelian ...

Venezuela Ditekan AS, Harga Minyak Dunia Berfluktuasi...
Thursday, 8 January 2026 16:37 WIB

Harga minyak bergerak terbatas pada Kamis (8/1) setelah dua sesi tertekan, ketika pasar mencerna langkah AS yang makin agresif untuk mengatur arus minyak Venezuela - termasuk rencana mengelola penjual...

AS Mau Pegang Keran Minyak Venezuela?...
Thursday, 8 January 2026 07:11 WIB

Harga minyak bergerak naik tipis ketika pasar mencerna langkah terbaru Amerika Serikat terkait Venezuela. WTI bertahan di area US$56/barel setelah sebelumnya sempat turun tajam, sementara Brent masih ...

Harga Brent Anjlok di Tengah Komentar Trump tentang Kesepakatan Ekspor Minyak AS-Venezuela...
Thursday, 8 January 2026 04:38 WIB

Harga minyak mentah Brent merosot dalam perdagangan yang bergejolak pada hari Rabu setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Venezuela akan memasok puluhan juta barel minyak ke Washington. Harga mi...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS