Monday, 26 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Minyak Turun Karena Sentimen Penghindaran Risiko Membuat Pasar Terpuruk
Tuesday, 11 March 2025 07:11 WIB | OIL |brent oilOil,

Minyak turun untuk hari kedua, mengikuti penurunan di pasar ekuitas yang lebih luas dan aset berisiko lainnya.

Harga minyak West Texas Intermediate turun di bawah $66 per barel setelah merosot 1,5% pada hari Senin, dengan minyak mentah Brent ditutup mendekati $69.

Investor menjauh dari setiap jenis risiko pada hari Senin karena ketakutan ekonomi melanda pasar saat Presiden AS Donald Trump terus menekan dengan langkah-langkah tarif dan perombakan geopolitik.

Minyak telah turun hampir seperlima dari tertinggi pada pertengahan Januari karena peluncuran kenaikan tarif yang kacau oleh Trump dan dorongan untuk memangkas pengeluaran federal menggelapkan prospek ekonomi di produsen dan konsumen minyak mentah terbesar.

Faktor-faktor bearish lainnya termasuk rencana OPEC+ untuk menambah pasokan dan melemahnya permintaan di Tiongkok, importir terbesar, di mana Beijing memberi tahu kilang-kilang minyak untuk beralih dari membuat bahan bakar utama seperti solar dan bensin.

Pelarian ke aset yang aman pada hari Senin juga menyebabkan dolar AS menghentikan penurunan lima hari berturut-turut, membuat komoditas yang dihargakan dalam mata uang tersebut kurang menarik bagi banyak pembeli. WTI untuk pengiriman April turun 0,5% menjadi $65,69 per barel pada pukul 7:25 pagi di Singapura.

Brent untuk pengiriman Mei ditutup 1,5% lebih rendah pada $69,28 per barel. (Newsmaker23)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif...
Thursday, 22 January 2026 14:39 WIB

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan i...

Gangguan Pasokan dan Tarif AS Angkat Harga Minyak...
Wednesday, 21 January 2026 08:49 WIB

Harga minyak menguat pada Selasa (20/1), didukung oleh kombinasi gangguan pasokan dari Kazakhstan, proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang lebih baik, serta pelemahan dolar AS yang membuat pembelian ...

Venezuela Ditekan AS, Harga Minyak Dunia Berfluktuasi...
Thursday, 8 January 2026 16:37 WIB

Harga minyak bergerak terbatas pada Kamis (8/1) setelah dua sesi tertekan, ketika pasar mencerna langkah AS yang makin agresif untuk mengatur arus minyak Venezuela - termasuk rencana mengelola penjual...

AS Mau Pegang Keran Minyak Venezuela?...
Thursday, 8 January 2026 07:11 WIB

Harga minyak bergerak naik tipis ketika pasar mencerna langkah terbaru Amerika Serikat terkait Venezuela. WTI bertahan di area US$56/barel setelah sebelumnya sempat turun tajam, sementara Brent masih ...

Harga Brent Anjlok di Tengah Komentar Trump tentang Kesepakatan Ekspor Minyak AS-Venezuela...
Thursday, 8 January 2026 04:38 WIB

Harga minyak mentah Brent merosot dalam perdagangan yang bergejolak pada hari Rabu setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Venezuela akan memasok puluhan juta barel minyak ke Washington. Harga mi...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS