Monday, 26 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Minyak Bangkit Setelah Jatuh Karena Kekhawatiran Perdagangan Dan Pasokan
Thursday, 6 March 2025 09:24 WIB | OIL |brent oilOil,

Harga minyak naik tajam dalam perdagangan Asia pada hari Kamis(06/03), bangkit dari posisi terendah selama beberapa tahun karena AS menawarkan beberapa konsesi pada tarif baru-baru ini yang membantu meningkatkan selera risiko.

Namun, para pedagang tetap waspada atas peningkatan tarif perdagangan AS terhadap Tiongkok, Kanada, dan Meksiko, serta meningkatnya ekspektasi pasokan minyak yang lebih tinggi, setelah Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya (OPEC+) setuju untuk meningkatkan produksi minggu ini.

Harapan akan lebih banyak langkah stimulus di Tiongkok, importir utama, memberikan sedikit dukungan bagi pasar minyak, meskipun prospek ekonomi negara itu tetap suram oleh perang dagang yang sedang terjadi.

Minyak mentah berjangka Brent yang berakhir pada bulan Mei naik 0,5% menjadi $69,66 per barel, sementara minyak mentah berjangka West Texas Intermediate naik 0,5% menjadi $66,25 per barel pada pukul 20:29 ET (01:29 GMT). Brent mencapai level terendah sejak Desember 2021, sementara WTI mencapai level terendah hampir satu tahun, karena data menunjukkan peningkatan persediaan minyak AS yang lebih besar dari perkiraan, yang menambah kekhawatiran bahwa permintaan bahan bakar AS sedang menurun.

Pasar minyak terbebas dari beberapa pengecualian tarif AS

Pasar minyak, bersama dengan pasar keuangan yang lebih luas, terbebas dari keputusan Presiden AS Donald Trump yang menawarkan konsesi kepada produsen mobil dari tarif 25% baru-baru ini terhadap Meksiko dan Kanada. Trump mengatakan produsen mobil akan menerima periode satu bulan untuk menyesuaikan diri dengan tarif tersebut.

Laporan lain menunjukkan Trump juga mempertimbangkan pengecualian untuk barang-barang pertanian seperti kalium dan pupuk.

Pengecualian tersebut memberikan sedikit kelegaan bagi pasar, dengan harapan bahwa dampak ekonomi dari tarif Trump tidak akan separah yang diperkirakan sebelumnya.

Pedagang juga bertaruh bahwa Trump akan mengurangi tarif di tengah penolakan internal dan eksternal. (Newsmaker23)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif...
Thursday, 22 January 2026 14:39 WIB

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan i...

Gangguan Pasokan dan Tarif AS Angkat Harga Minyak...
Wednesday, 21 January 2026 08:49 WIB

Harga minyak menguat pada Selasa (20/1), didukung oleh kombinasi gangguan pasokan dari Kazakhstan, proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang lebih baik, serta pelemahan dolar AS yang membuat pembelian ...

Venezuela Ditekan AS, Harga Minyak Dunia Berfluktuasi...
Thursday, 8 January 2026 16:37 WIB

Harga minyak bergerak terbatas pada Kamis (8/1) setelah dua sesi tertekan, ketika pasar mencerna langkah AS yang makin agresif untuk mengatur arus minyak Venezuela - termasuk rencana mengelola penjual...

AS Mau Pegang Keran Minyak Venezuela?...
Thursday, 8 January 2026 07:11 WIB

Harga minyak bergerak naik tipis ketika pasar mencerna langkah terbaru Amerika Serikat terkait Venezuela. WTI bertahan di area US$56/barel setelah sebelumnya sempat turun tajam, sementara Brent masih ...

Harga Brent Anjlok di Tengah Komentar Trump tentang Kesepakatan Ekspor Minyak AS-Venezuela...
Thursday, 8 January 2026 04:38 WIB

Harga minyak mentah Brent merosot dalam perdagangan yang bergejolak pada hari Rabu setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Venezuela akan memasok puluhan juta barel minyak ke Washington. Harga mi...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS