Monday, 02 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga minyak menuju penurunan bulanan pertama sejak November karena ketidakpastian ekonomi
Friday, 28 February 2025 12:56 WIB | OIL |Minyak jenis Brent

Harga minyak turun pada hari Jumat, menuju penurunan bulanan pertama sejak November, karena ketidakpastian atas pertumbuhan ekonomi global dan permintaan bahan bakar dari ancaman tarif Washington dan tanda-tanda lebih lanjut dari perlambatan ekonomi AS lebih besar daripada kekhawatiran pasokan.

Minyak mentah Brent Mei yang lebih aktif turun 31 sen, atau 0,4%, menjadi $73,26 per barel pada pukul 03.48 GMT, sementara minyak mentah West Texas Intermediate AS berada pada $70,04 per barel, turun 31 sen, atau 0,4%. Brent bulan depan yang berakhir pada hari Jumat diperdagangkan pada $73,69, turun 35 sen, atau 0,5%.

Kedua patokan tersebut berada di jalur untuk mencatat penurunan bulanan pertama mereka dalam tiga bulan.

Daftar panjang faktor termasuk kekhawatiran perlambatan ekonomi di AS, tarif, rencana OPEC+ untuk meningkatkan pasokan pada bulan April dan harapan perdamaian di Ukraina mengekang selera risiko investor dan menekan harga, kata analis pasar IG Tony Sycamore.

"Satu-satunya argumen yang menentang adalah harga telah jatuh banyak," katanya, seraya menambahkan bahwa WTI didukung dengan baik antara $65 dan $70 per barel berdasarkan grafik teknis.

Presiden AS Donald Trump pada hari Kamis mengatakan tarif 25% yang diusulkannya untuk barang-barang Meksiko dan Kanada akan berlaku pada tanggal 4 Maret, bersama dengan bea tambahan 10% untuk impor Tiongkok.

Ekonom di unit penelitian BMI Fitch mengatakan pelaku pasar berjuang untuk mengukur dampak dari banjir pengumuman kebijakan terkait energi yang dibuat oleh pemerintahan Trump bulan ini.

"Mereka yang membebani sisi negatif, terutama langkah-langkah tarif AS, saat ini menang," kata BMI dalam sebuah catatan.
Yang juga membebani sentimen investor, data menunjukkan klaim pengangguran AS melonjak lebih dari yang diharapkan pada minggu sebelumnya, sementara laporan pemerintah lainnya menegaskan kembali bahwa pertumbuhan ekonomi melambat pada kuartal keempat.

Namun, harga minyak naik lebih dari 2% pada hari Kamis karena kekhawatiran pasokan muncul kembali setelah Trump mencabut lisensi yang diberikan kepada perusahaan minyak besar AS Chevron (NYSE:CVX) untuk beroperasi di Venezuela.

Pembatalan lisensi dapat mengarah pada negosiasi perjanjian baru antara produsen AS dan perusahaan negara PDVSA untuk mengekspor minyak mentah ke tujuan selain Amerika Serikat, sumber yang dekat dengan pembicaraan tersebut mengatakan.

OPEC+ sedang berdebat apakah akan meningkatkan produksi minyak pada bulan April seperti yang direncanakan atau membekukannya karena para anggotanya berjuang untuk membaca gambaran pasokan global karena sanksi baru AS terhadap Venezuela, Iran dan Rusia, delapan sumber OPEC+ mengatakan.(Cay)

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS