
Harga minyak stabil pada hari Senin(24/2) karena para investor menunggu kejelasan tentang pembicaraan untuk mengakhiri perang di Ukraina dan mempertimbangkan prospek dimulainya kembali ekspor minyak mentah dari Irak utara.
Harga minyak berjangka Brent turun 6 sen, atau 0,1%, pada $74,37 per barel pada pukul 13.02 GMT sementara harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate AS turun 14 sen, atau 0,2%, menjadi $70,26.
Baik Brent maupun WTI turun lebih dari $2 pada hari Jumat, mencatat penurunan mingguan masing-masing sebesar 0,4% dan 0,5%.
Semua mata tertuju pada upaya untuk mengakhiri perang Rusia di Ukraina, yang memasuki tahun keempatnya pada hari Senin. Para pejabat mengatakan pada hari Minggu bahwa para pemimpin Uni Eropa akan bertemu untuk pertemuan puncak luar biasa pada tanggal 6 Maret untuk membahas dukungan tambahan untuk Ukraina dan jaminan keamanan Eropa.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mengatakan pada hari Minggu bahwa ia bersedia mengundurkan diri jika itu berarti perdamaian bagi negaranya.
Presiden AS Donald Trump telah memulai pembicaraan dengan Rusia tanpa mengundang Ukraina atau Uni Eropa ke meja perundingan. Seorang diplomat senior Rusia mengatakan tim Rusia dan AS berencana untuk bertemu untuk diskusi lebih lanjut minggu ini.
Sanksi yang dijatuhkan oleh AS dan UE terhadap ekspor minyak Rusia telah mengganggu arus pasokan minyak melalui laut, tetapi berakhirnya perang di Ukraina tidak serta merta akan meningkatkan pasokan Rusia ke pasar karena negara tersebut merupakan anggota kelompok OPEC+ yang telah mengekang produksi.
Namun, harga minyak masih bisa turun karena penurunan risiko geopolitik, kata Harry Tchilinguiran, kepala penelitian di Onyx Capital Group. (Newsmaker23)
Sumber: Investing.com
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan i...
Harga minyak menguat pada Selasa (20/1), didukung oleh kombinasi gangguan pasokan dari Kazakhstan, proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang lebih baik, serta pelemahan dolar AS yang membuat pembelian ...
Harga minyak bergerak terbatas pada Kamis (8/1) setelah dua sesi tertekan, ketika pasar mencerna langkah AS yang makin agresif untuk mengatur arus minyak Venezuela - termasuk rencana mengelola penjual...
Harga minyak bergerak naik tipis ketika pasar mencerna langkah terbaru Amerika Serikat terkait Venezuela. WTI bertahan di area US$56/barel setelah sebelumnya sempat turun tajam, sementara Brent masih ...
Harga minyak mentah Brent merosot dalam perdagangan yang bergejolak pada hari Rabu setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Venezuela akan memasok puluhan juta barel minyak ke Washington. Harga mi...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...