Monday, 26 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
WTI bertahan stabil di atas $70,50, fokus pada kesepakatan damai Rusia-Ukraina
Monday, 17 February 2025 10:22 WIB | OIL |Minyak WTI

Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) bangkit dari kerugian pada sesi sebelumnya, diperdagangkan sekitar $70,60 per barel selama jam perdagangan Asia hari Senin. Namun, harga minyak mentah menghadapi hambatan karena optimisme seputar potensi kesepakatan damai antara Rusia dan Ukraina meredakan kekhawatiran pasokan. Kemungkinan pencabutan sanksi terhadap Moskow dapat meningkatkan pasokan energi global.

Menurut sumber BBC, pejabat pemerintahan Trump dijadwalkan bertemu dengan rekan-rekan mereka dari Rusia di Arab Saudi pada hari Selasa untuk membahas potensi perjanjian damai. Pertemuan ini menandai langkah signifikan dalam memulihkan hubungan AS-Rusia, menyusul terobosan panggilan telepon minggu lalu antara Presiden Donald Trump dan pemimpin Rusia Vladimir Putin.
Sementara itu, penundaan tarif timbal balik Amerika Serikat (AS) membantu menstabilkan harga minyak karena investor semakin optimis tentang potensi perjanjian perdagangan. Minggu lalu, Trump memerintahkan pejabat perdagangan dan ekonomi untuk mengevaluasi tarif timbal balik pada negara-negara yang mengenakan bea atas barang-barang AS, dengan rekomendasi yang akan diberikan paling lambat tanggal 1 April.

Reuters mengutip analis JPMorgan bahwa permintaan minyak global telah melonjak menjadi 103,4 juta barel per hari (bph), meningkat 1,4 juta bph dari tahun sebelumnya. Analis juga mengatakan, "Permintaan yang awalnya lesu untuk bahan bakar mobilitas dan pemanas meningkat pada minggu kedua Februari, yang menunjukkan kesenjangan antara permintaan aktual dan yang diproyeksikan akan segera menyempit."

Selain itu, Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan kepada Fox Business pada hari Jumat bahwa AS bermaksud untuk memangkas ekspor minyak Iran hingga kurang dari 10% dari level saat ini karena Presiden Trump mengintensifkan kampanye "tekanan maksimum" pada program nuklir Teheran. "Kami berkomitmen untuk mengurangi ekspor minyak Iran kembali ke level 100.000 barel per hari yang terlihat selama masa jabatan pertama Trump," kata Bessent.

OPEC (Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak) adalah kelompok yang terdiri dari 12 negara penghasil minyak yang secara kolektif memutuskan kuota produksi untuk negara-negara anggota dalam pertemuan dua kali setahun. Keputusan mereka sering kali memengaruhi harga minyak WTI. Ketika OPEC memutuskan untuk menurunkan kuota, pasokan dapat diperketat, sehingga harga minyak naik. Ketika OPEC meningkatkan produksi, efeknya justru sebaliknya. OPEC+ mengacu pada kelompok yang diperluas yang mencakup sepuluh anggota non-OPEC tambahan, yang paling menonjol adalah Rusia.(Cay)

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif...
Thursday, 22 January 2026 14:39 WIB

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan i...

Gangguan Pasokan dan Tarif AS Angkat Harga Minyak...
Wednesday, 21 January 2026 08:49 WIB

Harga minyak menguat pada Selasa (20/1), didukung oleh kombinasi gangguan pasokan dari Kazakhstan, proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang lebih baik, serta pelemahan dolar AS yang membuat pembelian ...

Venezuela Ditekan AS, Harga Minyak Dunia Berfluktuasi...
Thursday, 8 January 2026 16:37 WIB

Harga minyak bergerak terbatas pada Kamis (8/1) setelah dua sesi tertekan, ketika pasar mencerna langkah AS yang makin agresif untuk mengatur arus minyak Venezuela - termasuk rencana mengelola penjual...

AS Mau Pegang Keran Minyak Venezuela?...
Thursday, 8 January 2026 07:11 WIB

Harga minyak bergerak naik tipis ketika pasar mencerna langkah terbaru Amerika Serikat terkait Venezuela. WTI bertahan di area US$56/barel setelah sebelumnya sempat turun tajam, sementara Brent masih ...

Harga Brent Anjlok di Tengah Komentar Trump tentang Kesepakatan Ekspor Minyak AS-Venezuela...
Thursday, 8 January 2026 04:38 WIB

Harga minyak mentah Brent merosot dalam perdagangan yang bergejolak pada hari Rabu setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Venezuela akan memasok puluhan juta barel minyak ke Washington. Harga mi...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS