
Harga minyak sebagian besar stabil pada hari Kamis (13/2), memangkas kerugian lebih dari 1% di awal sesi, karena kesepakatan damai potensial antara Rusia dan Ukraina terus memberikan tekanan ke bawah, tetapi ekspektasi tentang jeda tarif baru AS memicu optimisme.
Harga minyak mentah Brent turun 17 sen, atau 0,2%, pada $75,01 per barel pada pukul 11:15 CST (1715 GMT), sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun 1 sen, atau 0,1%, menjadi $71,38.
Presiden AS Donald Trump mengatakan dalam sebuah posting media sosial bahwa ia berencana untuk mengumumkan tarif timbal balik pada hari Kamis, yang dapat ditujukan pada setiap negara yang mengenakan bea atas impor AS.
Namun, pelaku pasar mengatakan, mereka memahami jeda penerapan tarif akan memungkinkan negosiasi hingga kuartal kedua.
"Kami melihat pemulihan harga yang besar pada tarif yang tidak akan berlaku hingga April," kata Phil Flynn, analis senior di Price Futures Group. "Itu akan memberi waktu untuk negosiasi."
Brent dan WTI turun lebih dari 2% pada hari Rabu setelah Trump mengatakan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy menyatakan keinginan untuk berdamai dalam panggilan telepon terpisah dengannya dan Trump memerintahkan pejabat AS untuk memulai pembicaraan untuk mengakhiri perang di Ukraina.
Penurunan harga minyak selama 24 jam terakhir tampaknya didorong oleh perubahan dari kekhawatiran pasokan menjadi pasokan yang cukup, kata analis UBS Giovanni Staunovo, menambahkan bahwa beberapa pelaku pasar mengharapkan peningkatan ekspor energi Rusia.(Newsmaker)
Sumber: Investing.com
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan i...
Harga minyak menguat pada Selasa (20/1), didukung oleh kombinasi gangguan pasokan dari Kazakhstan, proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang lebih baik, serta pelemahan dolar AS yang membuat pembelian ...
Harga minyak bergerak terbatas pada Kamis (8/1) setelah dua sesi tertekan, ketika pasar mencerna langkah AS yang makin agresif untuk mengatur arus minyak Venezuela - termasuk rencana mengelola penjual...
Harga minyak bergerak naik tipis ketika pasar mencerna langkah terbaru Amerika Serikat terkait Venezuela. WTI bertahan di area US$56/barel setelah sebelumnya sempat turun tajam, sementara Brent masih ...
Harga minyak mentah Brent merosot dalam perdagangan yang bergejolak pada hari Rabu setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Venezuela akan memasok puluhan juta barel minyak ke Washington. Harga mi...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...