Sunday, 25 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga minyak stabil karena investor mencerna tarif baru baja dan aluminium AS
Tuesday, 11 February 2025 09:01 WIB | OIL |Minyak jenis Brent

Harga minyak stabil pada hari Selasa karena para pedagang mencerna putaran tarif perdagangan lainnya, kali ini pungutan sebesar 25% atas semua impor baja dan aluminium AS, yang dapat membebani permintaan ekonomi dan energi global di konsumen minyak terbesar di dunia.

Harga minyak mentah Brent naik 11 sen, atau 0,14%, pada $75,98 per barel pada pukul 01.28 GMT, sementara minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 5 sen atau 0,07% menjadi $72,37.

Presiden Donald Trump secara substansial menaikkan tarif impor baja dan aluminium ke AS pada hari Selasa menjadi 25% "tanpa pengecualian atau pembebasan" untuk membantu industri yang sedang berjuang yang dapat meningkatkan risiko perang dagang multi-front.

Tingkat tarif akan memukul jutaan ton impor baja dan aluminium dari Kanada, Brasil, Meksiko, Korea Selatan, dan negara-negara lain.

Tarif dapat menghambat pertumbuhan ekonomi global dan permintaan energi, sehingga melemahkan harga minyak.

Trump minggu lalu menunda bea masuk 25% atas impor dari Meksiko dan Kanada, dan 10% atas minyak mentah Kanada hingga 1 Maret, sambil menunggu negosiasi dengan kedua negara tersebut.

Presiden juga memberlakukan bea masuk tambahan 10% atas Tiongkok, yang dibalas Beijing dengan pungutannya sendiri atas beberapa impor AS, termasuk bea masuk 10% atas minyak mentah.

Tarif balasan atas beberapa ekspor AS tersebut akan mulai berlaku pada hari Senin, tanpa ada tanda-tanda kemajuan dalam pembicaraan antara Beijing dan Washington.

Yang juga membebani permintaan minyak mentah, Federal Reserve AS akan menunggu hingga kuartal berikutnya sebelum memangkas suku bunga lagi, menurut mayoritas ekonom dalam jajak pendapat Reuters yang sebelumnya memperkirakan pemotongan pada bulan Maret.

The Fed menghadapi ancaman kenaikan inflasi. Mempertahankan suku bunga pada tingkat yang lebih tinggi dapat membatasi pertumbuhan ekonomi, yang akan berdampak pada pertumbuhan permintaan minyak.

Stok minyak mentah dan bensin AS diperkirakan meningkat minggu lalu, sementara persediaan minyak sulingan kemungkinan turun, menurut jajak pendapat awal Reuters pada hari Senin.

Jajak pendapat tersebut dilakukan sebelum laporan mingguan dari kelompok industri, American Petroleum Institute, yang akan dirilis pada pukul 4:30 sore ET (2130 GMT) pada hari Selasa dan laporan Badan Informasi Energi yang akan dirilis pada hari Rabu.(Cay) Newsmaker23

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif...
Thursday, 22 January 2026 14:39 WIB

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan i...

Gangguan Pasokan dan Tarif AS Angkat Harga Minyak...
Wednesday, 21 January 2026 08:49 WIB

Harga minyak menguat pada Selasa (20/1), didukung oleh kombinasi gangguan pasokan dari Kazakhstan, proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang lebih baik, serta pelemahan dolar AS yang membuat pembelian ...

Venezuela Ditekan AS, Harga Minyak Dunia Berfluktuasi...
Thursday, 8 January 2026 16:37 WIB

Harga minyak bergerak terbatas pada Kamis (8/1) setelah dua sesi tertekan, ketika pasar mencerna langkah AS yang makin agresif untuk mengatur arus minyak Venezuela - termasuk rencana mengelola penjual...

AS Mau Pegang Keran Minyak Venezuela?...
Thursday, 8 January 2026 07:11 WIB

Harga minyak bergerak naik tipis ketika pasar mencerna langkah terbaru Amerika Serikat terkait Venezuela. WTI bertahan di area US$56/barel setelah sebelumnya sempat turun tajam, sementara Brent masih ...

Harga Brent Anjlok di Tengah Komentar Trump tentang Kesepakatan Ekspor Minyak AS-Venezuela...
Thursday, 8 January 2026 04:38 WIB

Harga minyak mentah Brent merosot dalam perdagangan yang bergejolak pada hari Rabu setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Venezuela akan memasok puluhan juta barel minyak ke Washington. Harga mi...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS