
Harga minyak berjangka melambung pada hari Jumat (7/2) dari posisi terendah tahun 2025, tetapi berada di jalur penurunan mingguan ketiga berturut-turut di tengah meningkatnya persediaan AS dan kekhawatiran bahwa tarif AS yang lebih tinggi terhadap Tiongkok akan menghambat pertumbuhan dan permintaan minyak mentah.
Pergerakan harga
Minyak mentah West Texas Intermediate CL00 untuk pengiriman Maret CL.1 CLH25 naik 52 sen, atau 0,7%, menjadi $71,13 per barel di New York Mercantile Exchange, tetapi menuju penurunan mingguan sebesar 1,9%.
Minyak mentah Brent April BRN00 BRNJ25, patokan global, naik 55 sen, atau 0,7%, menjadi $74,84 per barel di ICE Futures Europe, berada di jalur penurunan mingguan sebesar 1,1%. Penggerak pasar
WTI, patokan AS, turun mendekati $70 per barel pada hari Kamis, menemukan minat "pembelian yang kuat saat penurunan" pagi ini, Ipek Ozkardeskaya, analis senior di Swissquote Bank, mengatakan dalam sebuah catatan. Baik WTI maupun Brent berakhir pada hari Kamis pada level terendah sejak 27 Desember.
Kekhawatiran atas kebijakan perdagangan Trump setelah pemberlakuan tarif tambahan 10% terhadap Tiongkok minggu ini dan ketidakpastian atas langkah tarif lainnya mengancam untuk "menghancurkan prospek pertumbuhan global dan mungkin akan mendukung penurunan harga minyak mentah yang lebih dalam," tulisnya, dengan penurunan menuju kisaran $65 hingga $68 sekarang tampak masuk akal.
Minyak mengalami tekanan di awal minggu setelah Badan Informasi Energi AS melaporkan pada hari Rabu bahwa persediaan minyak mentah komersial naik untuk minggu kedua berturut-turut, naik 8,7 juta barel untuk minggu yang berakhir pada tanggal 31 Januari.(Newsmaker23)
Sumber: ow Jones Newswires
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan i...
Harga minyak menguat pada Selasa (20/1), didukung oleh kombinasi gangguan pasokan dari Kazakhstan, proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang lebih baik, serta pelemahan dolar AS yang membuat pembelian ...
Harga minyak bergerak terbatas pada Kamis (8/1) setelah dua sesi tertekan, ketika pasar mencerna langkah AS yang makin agresif untuk mengatur arus minyak Venezuela - termasuk rencana mengelola penjual...
Harga minyak bergerak naik tipis ketika pasar mencerna langkah terbaru Amerika Serikat terkait Venezuela. WTI bertahan di area US$56/barel setelah sebelumnya sempat turun tajam, sementara Brent masih ...
Harga minyak mentah Brent merosot dalam perdagangan yang bergejolak pada hari Rabu setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Venezuela akan memasok puluhan juta barel minyak ke Washington. Harga mi...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...