Sunday, 01 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga Minyak Menuju Penurunan Di Tengah Kekhawatiran Tarif
Friday, 7 February 2025 20:09 WIB | OIL |Minyak WTIOil,

Harga minyak berjangka melambung pada hari Jumat (7/2) dari posisi terendah tahun 2025, tetapi berada di jalur penurunan mingguan ketiga berturut-turut di tengah meningkatnya persediaan AS dan kekhawatiran bahwa tarif AS yang lebih tinggi terhadap Tiongkok akan menghambat pertumbuhan dan permintaan minyak mentah.

Pergerakan harga

Minyak mentah West Texas Intermediate CL00 untuk pengiriman Maret CL.1 CLH25 naik 52 sen, atau 0,7%, menjadi $71,13 per barel di New York Mercantile Exchange, tetapi menuju penurunan mingguan sebesar 1,9%.

Minyak mentah Brent April BRN00 BRNJ25, patokan global, naik 55 sen, atau 0,7%, menjadi $74,84 per barel di ICE Futures Europe, berada di jalur penurunan mingguan sebesar 1,1%. Penggerak pasar

WTI, patokan AS, turun mendekati $70 per barel pada hari Kamis, menemukan minat "pembelian yang kuat saat penurunan" pagi ini, Ipek Ozkardeskaya, analis senior di Swissquote Bank, mengatakan dalam sebuah catatan. Baik WTI maupun Brent berakhir pada hari Kamis pada level terendah sejak 27 Desember.

Kekhawatiran atas kebijakan perdagangan Trump setelah pemberlakuan tarif tambahan 10% terhadap Tiongkok minggu ini dan ketidakpastian atas langkah tarif lainnya mengancam untuk "menghancurkan prospek pertumbuhan global dan mungkin akan mendukung penurunan harga minyak mentah yang lebih dalam," tulisnya, dengan penurunan menuju kisaran $65 hingga $68 sekarang tampak masuk akal.

Minyak mengalami tekanan di awal minggu setelah Badan Informasi Energi AS melaporkan pada hari Rabu bahwa persediaan minyak mentah komersial naik untuk minggu kedua berturut-turut, naik 8,7 juta barel untuk minggu yang berakhir pada tanggal 31 Januari.(Newsmaker23)

Sumber: ow Jones Newswires

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS