
Harga minyak mentah naik pada Jumat pagi (7/2), tetapi masih di jalur penurunan minggu ketiga berturut-turut karena pengumuman tarif Presiden AS Donald Trump dan potensi perang dagang dengan China membebani pasar.
Minyak mentah Brent naik 0,7% menjadi US$74,81/barel dan minyak mentah West Texas Intermediate naik 0,7% menjadi US$71,07/barel pada pandangan terakhir.
Harga minyak mendapat sedikit dukungan dari pengumuman Departemen Keuangan AS tentang sanksi baru terhadap beberapa individu dan kapal tanker yang membantu mengirimkan minyak mentah Iran ke China, Reuters mengatakan dalam laporan hari Jumat.
"Harga minyak kembali stabil pagi ini setelah sesi yang bergejolak semalam, karena para pedagang bereaksi terhadap berita sanksi AS terhadap ekspor minyak mentah Iran ke China," kata ahli strategi pasar IG Yeap Jun Rong seperti dikutip Reuters.
Para pedagang juga waspada terhadap janji Trump yang berulang untuk meningkatkan produksi minyak AS di tengah meningkatnya persediaan, dengan pernyataan itu muncul hanya satu hari setelah Badan Informasi Energi AS melaporkan lonjakan stok minyak mentah yang lebih tinggi dari perkiraan, kata laporan itu. (Arl)
Sumber : MT Newswires
Harga minyak bergerak terbatas pada Kamis (8/1) setelah dua sesi tertekan, ketika pasar mencerna langkah AS yang makin agresif untuk mengatur arus minyak Venezuela - termasuk rencana mengelola penjual...
Harga minyak bergerak naik tipis ketika pasar mencerna langkah terbaru Amerika Serikat terkait Venezuela. WTI bertahan di area US$56/barel setelah sebelumnya sempat turun tajam, sementara Brent masih ...
Harga minyak mentah Brent merosot dalam perdagangan yang bergejolak pada hari Rabu setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Venezuela akan memasok puluhan juta barel minyak ke Washington. Harga mi...
Harga minyak kembali melemah pada Rabu(7/1) setelah pasar mencerna pernyataan Presiden AS Donald Trump soal kesepakatan impor minyak mentah Venezuela ke Amerika Serikat. Sentimen utamanya: pasokan ber...
Harga minyak dunia kembali turun tajam setelah para pedagang mulai mempertimbangkan kemungkinan berakhirnya perang Rusia‘Ukraina. Minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan mendekati ...
Harga emas kembali menguat pada perdagangan terbaru setelah sempat tertekan, didorong oleh melemahnya dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi pemerintah AS. Investor kembali memburu emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian arah...
Perak bergerak di sekitar $77.430, geraknya cenderung menunggu pemicu dari dolar AS & hasil. Kalau dolar menguat, perak biasanya ketahan; kalau dolar melemah, perak lebih mudah lagi naik.Fundamentalnya masih ditopang safe haven (ketidakpastian...
Saham Hong Kong sedikit berubah pada perdagangan Jumat pagi, berfluktuasi di sekitar 26.165 setelah dua sesi penurunan, karena pelemahan di sektor properti dan keuangan diimbangi oleh kenaikan di saham teknologi dan konsumen. Para pedagang menilai...
Greenland bukan hanya soal lokasi strategis, tapi juga gudang mineral penting dunia. Pulau ini menyimpan cadangan besar rare earth elements (REE)...
Putusan Mahkamah Agung yang akan datang mengenai legalitas tarif besar-besaran yang diluncurkan Presiden Donald Trump pada bulan April, yang sempat...
Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di...
Isu geopolitik kembali memanas setelah muncul pernyataan dan sinyal politik dari Amerika Serikat yang memicu spekulasi mengenai kemungkinan langkah...