Friday, 27 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga Minyak Sedikit Berubah Karena Kebijakan Trump Terus Membebani Harga
Thursday, 6 February 2025 13:24 WIB | OIL |WTIOil,

Harga minyak naik tipis dalam perdagangan Asia pada hari Kamis (6/2) setelah perusahaan minyak negara Arab Saudi menaikkan harga minyak Maret secara tajam, tetapi kenaikan tersebut hanya sedikit dibandingkan dengan penurunan terbesar harga acuan Brent dalam hampir tiga bulan pada hari sebelumnya.

Harga minyak mentah Brent naik 8 sen menjadi $74,69 per barel pada pukul 04.22 GMT. Minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 15 sen menjadi $71,18 per barel.

Harga minyak telah turun lebih dari 2% pada hari Rabu karena peningkatan besar dalam persediaan minyak mentah dan bensin AS mengisyaratkan melemahnya permintaan, dan karena investor mempertimbangkan implikasi dari putaran baru tarif perdagangan AS-Tiongkok, termasuk bea atas produk energi.

Harga telah anjlok sekitar 10% dari tertinggi tahun 2025 pada tanggal 15 Januari, lima hari sebelum Donald Trump mengambil alih sebagai Presiden AS. Analis memperkirakan pasar akan bergejolak dalam beberapa minggu mendatang.

"Kita dapat memperkirakan volatilitas harga yang signifikan selama beberapa minggu dan bulan mendatang karena pasar berebut untuk mempertimbangkan dampak dari posisi kebijakan baru Trump, terutama terkait langkah-langkah tarif," kata analis dari BMI dalam sebuah catatan pada hari Kamis.

Kenaikan tajam harga untuk pembeli Asia oleh Saudi Aramco (TADAWUL:2222), eksportir minyak terkemuka dunia, berhasil membendung aksi jual pada hari Rabu.

"Setelah aksi jual semalam dan berita Saudi, kemungkinan akan ada beberapa aksi beli dari pedagang yang menutup posisi short menjelang kisaran support yang kuat di wilayah $70/68," kata Tony Sycamore, analis pasar di IG.

Bulan lalu AS memberlakukan sanksi baru yang agresif terhadap perdagangan minyak Rusia, yang menargetkan "kapal bayangan" yang dipahami digunakan untuk menghindari blokade perdagangan. Sejak menjabat, Trump telah mengenakan tarif terhadap Tiongkok, meskipun tarif tersebut tidak sesuai dengan ancaman kampanyenya. Beijing sebagai tanggapan telah mengumumkan tarif impor minyak AS, gas alam cair, dan batu bara pada hari Selasa, tetapi pembelian Tiongkok dari AS relatif sederhana, sehingga mengurangi dampak dari tindakan baru tersebut.

"Meskipun beberapa tindakan tarif dapat memberikan tekanan ke atas pada harga minyak, dampak bersihnya kemungkinan akan negatif, mengingat dampak buruknya pada ekonomi global dan kesediaan Trump yang terbukti untuk menawarkan pengecualian untuk energi (untuk membatasi dampak pada pasokan)," kata BMI.(ads)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS