
Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik setelah dua hari merugi, diperdagangkan sekitar $73,00 selama jam pasar Asia pada hari Jumat(31/1).
Kenaikan harga minyak mentah terjadi di tengah kekhawatiran atas potensi gangguan pasokan karena pasar menilai risiko tarif 25% yang dikenakan oleh Presiden AS Donald Trump pada Meksiko dan Kanada”dua eksportir minyak mentah terbesar ke Amerika Serikat (AS).
Tarif ini, yang dapat berlaku pada tanggal 1 Februari, dimaksudkan untuk menekan kedua negara agar menghentikan pengiriman fentanil melintasi perbatasan AS.
Namun, masih belum pasti apakah minyak mentah akan dimasukkan dalam tarif. Pada Kamis sore, Trump menyatakan bahwa ia kemungkinan akan membuat keputusan malam itu tentang apakah akan menerapkan tarif 25% untuk minyak Kanada, tetapi belum ada informasi terbaru lebih lanjut. Pada tahun 2023, Kanada memasok 3,9 juta barel minyak mentah per hari (bpd) ke AS, yang merupakan bagian signifikan dari total impor 6,5 juta bpd, sementara Meksiko menyumbang 733.000 bpd, menurut data dari Badan Informasi Energi AS.
Trump juga mengindikasikan bahwa China, importir minyak terbesar di dunia, akan menghadapi tarif, sementara pemerintahannya secara aktif berupaya menerapkannya. (azf)
Sumber: FXStreet
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan i...
Harga minyak menguat pada Selasa (20/1), didukung oleh kombinasi gangguan pasokan dari Kazakhstan, proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang lebih baik, serta pelemahan dolar AS yang membuat pembelian ...
Harga minyak bergerak terbatas pada Kamis (8/1) setelah dua sesi tertekan, ketika pasar mencerna langkah AS yang makin agresif untuk mengatur arus minyak Venezuela - termasuk rencana mengelola penjual...
Harga minyak bergerak naik tipis ketika pasar mencerna langkah terbaru Amerika Serikat terkait Venezuela. WTI bertahan di area US$56/barel setelah sebelumnya sempat turun tajam, sementara Brent masih ...
Harga minyak mentah Brent merosot dalam perdagangan yang bergejolak pada hari Rabu setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Venezuela akan memasok puluhan juta barel minyak ke Washington. Harga mi...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...