Friday, 27 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga Minyak Turun Akibat Ancaman Sanksi Trump Terhadap Kolombia Dibatalkan
Monday, 27 January 2025 20:49 WIB | OIL |Minyak Brent

Harga minyak turun pada hari Senin (27/1) setelah AS mencabut ancaman awal sanksi terhadap Kolombia, meredakan kekhawatiran langsung tentang gangguan pasokan minyak, meskipun unjuk kekuatan oleh Presiden AS Donald Trump membuat pasar tetap waspada. Harga minyak mentah Brent turun 60 sen, atau 0,8%, pada $77,90 per barel pada pukul 13.00 GMT. Harga minyak mentah West Texas Intermediate AS turun 57 sen, atau 0,8%, pada $74,09.

Kedua patokan tersebut berfluktuasi antara kenaikan dan penurunan yang moderat pada perdagangan awal. AS dengan cepat membatalkan rencana untuk menjatuhkan sanksi dan tarif pada Kolombia setelah negara Amerika Selatan itu setuju untuk menerima migran yang dideportasi dari Amerika Serikat, kata Gedung Putih pada Minggu malam.

Kolombia mengirimkan sekitar 41% dari ekspor minyak mentahnya melalui laut ke AS tahun lalu, menurut data dari firma analitik Kpler. "Ada sentimen negatif umum di pasar. Bahkan jika sanksi tidak terjadi, hal itu tetap menimbulkan kegugupan bahwa Trump akan menindas siapa pun yang perlu ditindas untuk mendapatkan apa yang diinginkannya," kata Bjarne Schieldrop, kepala strategi komoditas di SEB.

"Pasar sangat ketat secara fundamental," kata Schieldrop, mengacu pada kerangka waktu yang menunjukkan harga minyak mentah untuk pengiriman yang lebih cepat sedang naik. Keuntungan dibatasi oleh seruan berulang Trump pada hari Jumat agar Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak memangkas harga minyak untuk merugikan keuangan Rusia yang kaya minyak dan membantu mengakhiri perang di Ukraina. "Salah satu cara untuk menghentikannya dengan cepat adalah dengan menghentikan OPEC menghasilkan begitu banyak uang dan menurunkan harga minyak Perang akan segera berakhir," kata Trump.

Trump juga mengancam akan memukul Rusia "dan negara-negara peserta lainnya" dengan pajak, tarif, dan sanksi jika kesepakatan untuk mengakhiri perang di Ukraina tidak segera tercapai. Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan pada hari Jumat bahwa ia dan Trump harus bertemu untuk membahas perang Ukraina dan harga energi. "Mereka tengah mempersiapkan negosiasi," kata John Driscoll dari konsultan JTD Energy yang berkantor pusat di Singapura, seraya menambahkan bahwa hal ini menciptakan volatilitas di pasar minyak. Ia menambahkan bahwa pasar minyak mungkin sedikit condong ke sisi negatif, dengan Trump yang ingin meningkatkan produksi AS dan mencoba mengamankan pasar luar negeri untuk minyak mentah AS. "Ia ingin mengambil sebagian pangsa pasar OPEC; jadi dalam hal itu ia adalah pesaing," kata Driscoll.AL)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS