Sunday, 25 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
WTI Turun Trump Berencana Meningkatkan Produksi Minyak Dan Mengenakan Tarif
Wednesday, 22 January 2025 08:38 WIB | OIL |Minyak WTIOil,

Harga minyak mentah acuan AS, West Texas Intermediate (WTI), diperdagangkan sekitar $75,55 pada hari Rabu (22/1). Harga WTI bergerak turun karena Presiden AS Donald Trump mempertimbangkan untuk mengenakan tarif pada mitra dagang utama dan berjanji untuk meningkatkan produksi minyak dan gas AS.

Trump mengumumkan keadaan darurat energi nasional pada hari Senin dan menggunakan kewenangan tersebut untuk segera menyetujui proyek minyak, gas, dan listrik baru yang biasanya memerlukan waktu bertahun-tahun untuk mendapatkan izin. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan produksi AS yang lebih tinggi di pasar yang secara luas diperkirakan akan kelebihan pasokan tahun ini.

Selain itu, Trump mengatakan bahwa ia sedang mempertimbangkan untuk mengenakan tarif 25% pada Kanada dan Meksiko sambil membahas pengenaan tarif 10% pada barang-barang yang diimpor dari Tiongkok pada tanggal 1 Februari. Tarif berpotensi memperlambat pertumbuhan ekonomi dan memberikan tekanan jual pada emas hitam.

Badan Informasi Energi AS (EIA) pada hari Selasa menyatakan bahwa harga minyak diperkirakan akan turun tahun ini dan tahun depan karena aktivitas ekonomi yang lemah dan upaya transisi energi sangat membebani AS dan China. "Pertumbuhan global yang kuat dalam produksi minyak bumi dan cairan lainnya serta pertumbuhan permintaan yang lebih lambat menekan harga," kata ekonom EIA.(AL)

Sumber: FXStreet

RELATED NEWS
Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif...
Thursday, 22 January 2026 14:39 WIB

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan i...

Gangguan Pasokan dan Tarif AS Angkat Harga Minyak...
Wednesday, 21 January 2026 08:49 WIB

Harga minyak menguat pada Selasa (20/1), didukung oleh kombinasi gangguan pasokan dari Kazakhstan, proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang lebih baik, serta pelemahan dolar AS yang membuat pembelian ...

Venezuela Ditekan AS, Harga Minyak Dunia Berfluktuasi...
Thursday, 8 January 2026 16:37 WIB

Harga minyak bergerak terbatas pada Kamis (8/1) setelah dua sesi tertekan, ketika pasar mencerna langkah AS yang makin agresif untuk mengatur arus minyak Venezuela - termasuk rencana mengelola penjual...

AS Mau Pegang Keran Minyak Venezuela?...
Thursday, 8 January 2026 07:11 WIB

Harga minyak bergerak naik tipis ketika pasar mencerna langkah terbaru Amerika Serikat terkait Venezuela. WTI bertahan di area US$56/barel setelah sebelumnya sempat turun tajam, sementara Brent masih ...

Harga Brent Anjlok di Tengah Komentar Trump tentang Kesepakatan Ekspor Minyak AS-Venezuela...
Thursday, 8 January 2026 04:38 WIB

Harga minyak mentah Brent merosot dalam perdagangan yang bergejolak pada hari Rabu setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Venezuela akan memasok puluhan juta barel minyak ke Washington. Harga mi...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS