
Harga minyak mentah WTI naik menjadi sekitar $76,8 per barel pada hari Selasa (21/1), karena para pedagang mencerna serangkaian perintah eksekutif dari Presiden AS Donald Trump setelah pelantikannya. Di antaranya adalah rencana untuk mengenakan tarif 25% pada impor dari Meksiko dan Kanada mulai 1 Februari, yang meredam ekspektasi investor akan penundaan. Namun, Trump menunda pengumuman pungutan khusus terhadap Tiongkok, importir minyak terbesar dunia, yang membuat pasar tetap waspada. Para pedagang juga menunggu rincian lebih lanjut tentang sanksi yang menargetkan eksportir minyak utama, termasuk Rusia, Iran, dan Venezuela. Pada hari Senin, harga minyak mentah turun lebih dari 1%, setelah Trump mengumumkan rencana untuk meningkatkan produksi minyak dan gas AS dengan mengumumkan keadaan darurat nasional. Risiko geopolitik yang lebih rendah juga meredakan harga setelah gencatan senjata antara Israel dan Hamas.(AL)
Sumber: Trading Economics
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan i...
Harga minyak menguat pada Selasa (20/1), didukung oleh kombinasi gangguan pasokan dari Kazakhstan, proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang lebih baik, serta pelemahan dolar AS yang membuat pembelian ...
Harga minyak bergerak terbatas pada Kamis (8/1) setelah dua sesi tertekan, ketika pasar mencerna langkah AS yang makin agresif untuk mengatur arus minyak Venezuela - termasuk rencana mengelola penjual...
Harga minyak bergerak naik tipis ketika pasar mencerna langkah terbaru Amerika Serikat terkait Venezuela. WTI bertahan di area US$56/barel setelah sebelumnya sempat turun tajam, sementara Brent masih ...
Harga minyak mentah Brent merosot dalam perdagangan yang bergejolak pada hari Rabu setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Venezuela akan memasok puluhan juta barel minyak ke Washington. Harga mi...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...