
Harga minyak hampir tidak beranjak pada hari Jumat(3/1) setelah ditutup pada level tertinggi dalam lebih dari dua bulan pada sesi sebelumnya, di tengah harapan bahwa pemerintah di seluruh dunia dapat meningkatkan dukungan kebijakan untuk menghidupkan kembali pertumbuhan ekonomi yang akan meningkatkan permintaan bahan bakar.
Minyak mentah Brent berjangka naik tipis 1 sen menjadi $75,94 per barel pada pukul 07.20 GMT, setelah menetap pada level tertinggi sejak 25 Oktober pada hari Kamis. Minyak mentah West Texas Intermediate AS juga naik 1 sen menjadi $73,14 per barel, dengan penutupan hari Kamis sebagai level tertinggi sejak 14 Oktober.
Kedua kontrak berada di jalur untuk kenaikan mingguan kedua setelah investor kembali dari liburan, meningkatkan likuiditas perdagangan.
Aktivitas pabrik di Asia, Eropa, dan AS mengakhiri tahun 2024 dengan catatan yang lemah karena ekspektasi untuk Tahun Baru memburuk karena meningkatnya risiko perdagangan dari kembalinya Donald Trump ke kursi kepresidenan AS dan pemulihan ekonomi Tiongkok yang rapuh.
"PMI Desember untuk Asia beragam, tetapi kami terus memperkirakan aktivitas manufaktur dan pertumbuhan PDB di kawasan tersebut akan tetap rendah dalam waktu dekat," kata analis Capital Economics dalam sebuah catatan, mengacu pada data indeks manajer pembelian yang dipublikasikan pada hari Kamis.
"Dengan pertumbuhan yang diperkirakan akan sulit dan inflasi di bawah target di sebagian besar negara, kami pikir bank sentral di Asia akan terus melonggarkan kebijakan."
Suku bunga yang lebih rendah akan memacu pertumbuhan ekonomi yang lebih besar dan kemungkinan akan menyebabkan konsumsi bahan bakar yang lebih tinggi.
Investor mengamati pemotongan suku bunga lebih lanjut oleh Federal Reserve tahun ini untuk mendukung ekonomi AS, sementara Presiden Tiongkok Xi Jinping telah menjanjikan kebijakan yang lebih proaktif untuk mendorong pertumbuhan. (azf)
Sumber: Investing.com
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan i...
Harga minyak menguat pada Selasa (20/1), didukung oleh kombinasi gangguan pasokan dari Kazakhstan, proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang lebih baik, serta pelemahan dolar AS yang membuat pembelian ...
Harga minyak bergerak terbatas pada Kamis (8/1) setelah dua sesi tertekan, ketika pasar mencerna langkah AS yang makin agresif untuk mengatur arus minyak Venezuela - termasuk rencana mengelola penjual...
Harga minyak bergerak naik tipis ketika pasar mencerna langkah terbaru Amerika Serikat terkait Venezuela. WTI bertahan di area US$56/barel setelah sebelumnya sempat turun tajam, sementara Brent masih ...
Harga minyak mentah Brent merosot dalam perdagangan yang bergejolak pada hari Rabu setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Venezuela akan memasok puluhan juta barel minyak ke Washington. Harga mi...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...