
Harga minyak mentah acuan AS, West Texas Intermediate (WTI), diperdagangkan sekitar $67,90 pada hari Selasa(10/12).
Harga WTI pulih di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah setelah jatuhnya Presiden Suriah Bashar al-Assad.
Selama akhir pekan, Presiden Suriah Bashar al-Assad dan keluarganya melarikan diri ke Moskow dan diberikan suaka politik, mengakhiri 50 tahun kediktatoran yang brutal.
Jatuhnya rezim pemimpin Suriah dapat menyebabkan konflik yang melibatkan negara-negara regional, sehingga meningkatkan harga WTI.
Tomochi Akuta dari Mitsubishi UFJ Research mencatat bahwa risiko geopolitik ini mendorong harga minyak mentah tetapi memperingatkan bahwa pemotongan harga baru-baru ini oleh Arab Saudi dan pembatasan produksi OPEC+ yang diperpanjang menggarisbawahi fundamental permintaan yang lemah, terutama dari Tiongkok.
Selain itu, emas hitam mungkin didukung oleh meningkatnya ekspektasi bahwa Tiongkok akan mengumumkan langkah-langkah stimulus lebih lanjut dan akan mengungkap pergeseran kebijakan moneter "cukup longgar" pertamanya sejak 2010. "Pelonggaran kebijakan moneter di Tiongkok kemungkinan akan menjadi pendorong harga minyak yang lebih tinggi, yang mendukung sentimen risiko," kata analis UBS Giovanni Staunovo.
Di sisi lain, Federal Reserve (Fed) kemungkinan akan memberikan pemotongan suku bunga lagi pada 18 Desember. Namun, data ekonomi AS akan memaksa prospek suku bunga Fed menjadi lebih agresif.(Azf)
Sumber: FXStreet
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan i...
Harga minyak menguat pada Selasa (20/1), didukung oleh kombinasi gangguan pasokan dari Kazakhstan, proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang lebih baik, serta pelemahan dolar AS yang membuat pembelian ...
Harga minyak bergerak terbatas pada Kamis (8/1) setelah dua sesi tertekan, ketika pasar mencerna langkah AS yang makin agresif untuk mengatur arus minyak Venezuela - termasuk rencana mengelola penjual...
Harga minyak bergerak naik tipis ketika pasar mencerna langkah terbaru Amerika Serikat terkait Venezuela. WTI bertahan di area US$56/barel setelah sebelumnya sempat turun tajam, sementara Brent masih ...
Harga minyak mentah Brent merosot dalam perdagangan yang bergejolak pada hari Rabu setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Venezuela akan memasok puluhan juta barel minyak ke Washington. Harga mi...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...